DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH FRAKSI VOLUME HYBRID COMPOSITE SERAT PURUN TIKUS (Eleocharis dulcis) – BAMBAN (Donax canniformis) BERMATRIX POLYESTER TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN TARIK | |
| PENGARANG | : | AHMAD NABIL KARIM | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-03-04 |
Perkembangan zaman menuntut pembaharuan dalam segala aspek salah satunya penggunaan bahan alternatif yang ramah lingkungan. Composite fiber adalah salah satu alternatif yang ramah lingkungan untuk menggantikan peran penggunaan logam di berbagai industri. Dengan melimpahnya sumber daya alam di Indonesia khususnya di kalimantan selatan, Penulis teratarik untuk melakukan penelitian komposit hybrid berpenguat serat alam purun tikus dan bamban dengan fraksi volume serat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari fraksi volume pada komposit serat purun tikus dan bemban akan kekuatan bending dan tarik. Pengujian tarik menggunakan standar ASTM E8 dan bending menggunakan standar ASTM D790-02. Metode untuk pembuatan komposit menggunakan teknik hand-lay up dengan komposisi 78% resin polyester, 2% katalis, 20% penguat serat purun tikus dan bemban dengan fraksi volume : (18% : 2%), (16% : 4%), (14% : 6%), (12% : 8%), (10% : 10%), (8% : 12%), (6% : 14%), (2% : 18%). Hasil penelitian diperoleh bahwa komposit dengan fraksi volume serat bemban yang lebih banyak daripada serat putun tikus memberikan nilai kekuatan tarik dan bending yang lebih tinggi dengan nilai tegangan bending tertinggi sebesar 65,25 Mpa dan tegangan tarik tertinggi sebesar 1,7985 Mpa
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI