DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA FLY ASH PULANG PISAU TERHADAP SIFAT MEKANIK MORTAR
PENGARANG:NUR RAMADHAYANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-03-05


ANALISIS KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIAFLY ASH PLTU PULANG PISAU TERHADAP SIFAT MEKANIK MORTAR

Nur Ramadhayani1), Irfan Prasetia2), Wiku Adhiwicaksana Krasna3)

1)Mahasiswa, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Lambung Mangkurat

2)Dosen, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Lambung Mangkurat

3)Dosen, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Lambung Mangkurat

Jl. Jenderal Achmad Yani Km 35,5 Banjarbaru, Kalimantan Selatan - 70714

E-mail: nrrmdhayani@gmail.com.

ABSTRAK

Semakin meningkatnya kesadaran akan masalah lingkungan telah memicu minat yang besar terhadap bahan-bahan alternatif untuk menggantikan semen. Proses pembuatan semen terindikasi sebagai salah satu penyumbang tertinggi dalam kadar CO2 di udara. Salah satu bahan yang banyak digunakan untuk mereduksi semen adalah fly ash karena sifatnya serupa dengan semen dan jumlahnya melimpah sebagai hasil residu pembakaran tungku batubara di PLTU.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sifat fisik dan kimia fly ash Pulang Pisau terhadap kekuatan mortar dengan variasi komposisi fly ash (20%, 30%, 40%) dan faktor air semen (0,3; 0,4; 0,5). Hasil pengujian menunjukkan bahwa fly ash Pulang Pisau memiliki karakteristik yang memenuhi standar ASTM C618-23 untuk fly ash kelas C, dengan total kandungan SiO?, Al?O?, dan Fe?O? sebesar 60,7% pada Batch 1 dan 67,9% pada Batch 2. Batch 2 digunakan dalam pengujian mekanik karena memiliki kadar air lebih rendah (5,49%) dan mengandung SiO2 sebesar 20,2%, yang mendukung peningkatan reaktivitas pozzolanik. Specific surface area (SSA) yang tinggi pada Batch 2 (14,473 m²/g) dibandingkan Batch 1 (3,181 m²/g) turut meningkatkan kekuatan mortar.

Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa campuran fly ash 40% dengan fas  0,4 memberikan performa terbaik, dengan peningkatan signifikan dari 9,43 MPa pada umur 7 hari menjadi 19,73 MPa pada umur 28 hari. Strength Activity Index (SAI) tertinggi juga diperoleh pada kombinasi ini, sebesar 83,69% pada umur 28 hari. Faktor air semen memengaruhi kuat tekan mortar, dengan fas 0,4 sebagai yang paling optimal pada hampir semua proporsi fly ash. Penelitian ini menegaskan bahwa fly ash Pulang Pisau, terutama pada proporsi 40%, dapat digunakan sebagai bahan pengganti sebagian semen untuk meningkatkan kekuatan dan durabilitas mortar, sekaligus mendukung inovasi material konstruksi yang berkelanjutan.

 

Kata kunci : mortar, fly ash, faktor air semen, karakteristik fisik, kuat tekan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI