DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KADAR LOGAM BERAT KROMIUM PADA AKAR, BATANG, DAN DAUN Avicennia marina SERTA STRUKTUR ANATOMISNYA DI PESISIR KUALA TAMBANGAN, KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | FRIENDTIN IVANA SINAGA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-03-18 |
Pesisir Kuala Tambangan merupakan wilayah yang rentan terhadap pencemaran logam berat, terutama kromium (Cr), akibat aktivitas perikanan, transportasi, dan limbah domestik. Avicennia marina dipilih sebagai bioindikator karena kemampuannya dalam menyerap logam berat dari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan membandingkan kadar Cr pada akar, batang, dan daun A. marina dan sedimen serta mengamati struktur anatomis di dua lokasi Pesisir Kuala Tambangan. Pengambilan sampel dilakukan di dua stasiun yang berbeda tingkat aktivitas manusianya, dengan tiga kali pengulangan. Pengukuran kadar Cr dilakukan menggunakan metode (SSA), dan analisis data dilakukan dengan uji statistik ANOVA sedangkan pengamatan struktur anatomis dilakukan dengan metode embedding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Cr pada sampel akar (7,19 mg/kg), batang (2,37 mg/kg), dan daun (2,77 mg/kg) di Stasiun A serta akar (5,50 mg/kg), batang (2,28 mg/kg), dan daun (1,85 mg/kg) di Stasiun B melebihi ambang batas baku mutu WHO (>1,30 mg/kg). Sementara itu, kadar Cr dalam sedimen di kedua lokasi (A: 30,9 mg/kg dan B: 30,7 mg/kg) masih berada dalam batas aman yang ditetapkan NOAA (<52,3 mg/kg). Hasil pengamatan struktur anatomis A. marina pada Stasiun A mengalami perubahan yaitu ditemukannya pigmentasi (berwarna gelap) pada bagian epidermis bawah dan trikoma helai daun serta peningkatan kepadatan sel pada aerenkim akar.
Kata kunci: Avicennia marina, kromium, mangrove, anatomis.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI