DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH FRAKSI VOLUME HYBRID COMPOSITE SERAT BEMBAN (Donax canniformis) DAN PURUN TIKUS (Elocharis Duicis) BERMATRIX POLYESTER TERHADAP KEAUSAN DAN KEKERASAN | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD FADILLAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-03-20 |
Material komposit merupakan salah satu solusi yang semakin menarik perhatian karena kemampuannya untuk memenuhi banyak kebutuhan sekaligus. Secara sederhana, material komposit adalah material yang terdiri dari dua atau lebih komponen berbeda yang saling bersinergi dalam meningkatkan sifat-sifat material tersebut. Penelitian ini menggunakan serat bemban dan serat purun tikus sebagai filler dan matriknya menggunakan resin polyester, fraksi volume yang digunakan adalah resin polyester 78%, katalis 2% dan serat 20%, adapun fraksi volume yang divariasikan adalah sebagai berikut, bemban : purun tikus (2%: 18%, 4% : 16%,6% : 14%,8% : 12%,10% : 10%,12% : 8%,14% : 6%,16% : 4%,18% : 2%)
Pengujian kekerasan didapatkan hasil tertinggi untuk pengujian kekerasan komposit hybrid serat bemban dan purun tikus adalah 81,2 HRB dengan fraksi volume 18% bemban : 2% purun tikus, sedangkan hasil kekerasan terendah 74,9 HRB dengan fraksi volume 2% bemban dan 18% purun tikus, Pengujian keausan dengan menggunakan alat Universal Wear Type OAT-U milik Riken-Ogoshi dan mendapatkan hasil nilai keausan terendah sebesar 0,005123839 mm³/kg.m didapatkan pada komposisi 18 2% (bemban : purun tikus), yang mengindikasikan performa keausan terbaik dan material yang lebih tahan terhadap gesekan. Sebaliknya, nilai keausan tertinggi sebesar 0,012876662 mm³/kg.m ditemukan pada komposisi 2% : 18%, yang mencerminkan penurunan ketahanan aus pada rasio serat bemban yang rendah.
Hasil pengujian void kekerasan Hasil pengujian dan perhitungan void kekerasan didapatkan hasil presentase void tertinggi pada fraksi volume 2% bemban : 18% purun tikus dengan total presentasi void sebesar 0,119% dan hasil void terendah pada fraksi volume 18% bemban : 2% purun tikus dengan total presentasi sebesar 0 275%, artinya fraksi volume bemban dan purun tikus mempengaruhi nilai void terhadap kekerasan, semakin tinggi fraksi volume serat purun tikus maka void yang dihasilkan semakin tinggi, sedangkan jika fraksi volume bemban semakin tinggi maka presentase void semakin menurun. Sedangkan hasil pengujian keausan void didapatkan hasil void rata-rata tertinggi terjadi pada fraksi volume 2% bemban : 18% water chesnut, dengan nilai void sebesar 0,221%, sedangkan hasil rata-rata terendah terjadi pada fraksi volume 18% bemban : 2% water chesnut dengan nilai void sebesar 0,111%, artinya berdasarkan hasil di atas jika presentasi bemban lebih banyak dari water chesnut void yang dihasilkan semakin sedikit, sedangkan jika water chesnut lebih banyak dari bemban void yang dihasilkan semakin meningkat.
Kata Kunci : Bemban, Purun Tikus, Komposit, Kekerasan, Keausan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI