DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Gambaran Motivasi Menjadi Nelayan Berdasarkan Perspektif Anak Laki-Laki Suku Bugis Dalam Regenerasi Profesi Nelayan Dan Tradisi Mappanretasi Di Pagatan
PENGARANG:NOR MAULIDA HAFIDZAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-04-08


                                                ABSTRAK

Penurunan jumlah nelayan salah satunya diakibatkan karena kurangnya minat generasi muda terhadap profesi nelayan. Kurangnya minat terhadap profesi nelayan dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap eksistensi tradisi mappanretasi yang hubungannya erat dengan nelayan. Tradisi mappanretasi merupakan tradisi tahunan yang dilakukan masyarakat suku Bugis di Pagatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran motivasi menjadi nelayan berdasarkan perspektif anak laki-laki suku Bugis Pagatan dan untuk melihat pola dinamika motivasi menjadi nelayan berdasarkan perspektif anak laki-laki dapat mempengaruhi eksistensi tradisi mappanretasi. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 2 orang remaja laki-laki anak nelayan suku Bugis di Pagatan, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Subjek dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan 3 kriteria yang ditentukan oleh peneliti yaitu remaja berusia 15-21 tahun, anak nelayan berjenis kelamin laki-laki, dan berdomisili di daerah Pagatan, Kalimantan Selatan. Proses analisis data dilakukan dengan dibantu menggunakan software NVivo untuk mengolah hasil wawancara subjek dan dilihat dari hasil video yang diambil subjek. Analisis data dilihat berdasarkan 2 faktor motivasi menurut Hezberg yaitu faktor Hygene dan faktor Motivator. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa remaja laki-laki anak nelayan suku Bugis Pagatan masih memiliki keinginan untuk berprofesi sebagai nelayan dan motivasi menjadi nelayan berpengaruh besar terhadap eksistensi tradisi mappanretasi.

Kata Kunci: Motivasi, profesi nelayan, suku Bugis, tradisi mappanretasi.

 

 

                                                         ABSTRACK

One of the reasons for the decline in the number of fishermen is young generation’s lack of interest in this profession. It is feared that it will affect the existence of the mappanretasi tradition. The mappanretasi tradition is an annual tradition conducted by the Bugis people in Pagatan. This study is a qualitative study with an ethnographic design. The study aims to describe the motivation to become a fisherman based on the perspective of Bugis male descendants and to reveal the dynamic pattern of the motivation that can affect the existence of the Mappanretasi tradition. The subjects were two male descendants of Bugis fishermen. Subjects were selected using the purposive sampling technique with 3 criteria, namely adolescents aged 15-21 years, fishermen's male descendants, living in Pagatan, Tanah Bumbu, South Kalimantan. Data were analysed using the NVivo software to process the subject interviews and the videos taken by the subjects. It was based on 2 Hezberg’s motivational factors, namely Motivators and Hygiene factors. The results showed that male descendants of Bugis fishermen in Pagatan still had a desire to work as fishermen and the motivation to become fishermen have a major effect on the existence of the mappanretasi tradition.

Keywords: Motivation, fishermen profession, Bugis tribe, mappanretasi tradition

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI