DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PEMODELAN PERKAWINAN USIA ANAK DI KABUPATEN BALANGAN MENGGUNAKAN REGRESI LOGISTIK BINER | |
| PENGARANG | : | MARIYATUL KIBTIYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-04-11 |
PEMODELAN PERKAWIANAN USIA ANAK DI KABUPATEN BALANGAN MENGGUNAKAN REGRESI LOGISTIK BINER (Oleh:Mariyatul Kibtiyah; Pembimbing: Dewi Anggraini, Selvi Annisa, 2024; 57 Halaman)
Pernikahan dini menurut United Nation’s Children’s Fund (UNICEF) menyatakan bahwa pernikahan usia dini merupakan pernikahan yang dilaksanakan secara resmi atau tidak resmi yang dilakukan laki-laki dan perempuan sebelum usia 18 tahun. Kalimantan Selatan kerap menjadi provinsi dengan kasus pernikahan usia anak tertinggi di Indonesia. Rata-rata usia kawin pertama wanita di Kalimantan Selatan pada tahun 2019adalah 19.47 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik usia kawin pertama perempuan serta menentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap usia kawin pertama perempuan di Kabupaten Balangan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner. Penelitian menggunakan data sekunder SUSESNAS 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia kawin pertama di Kabupaten Balangan memiliki karakteristik rata-rata berpendidikan tertinggi SMA, bertempat tinggal di desa, dan berstatus kemiskinan ada yang status miskin maupun tidak miskin. Variabel pendidikan terakhir wanita secara signifikan mempengaruhi usia kawin pertama wanita di Kabupaten Balangan tahun 2022. Hal yang dapat direkomendasikan untuk menurunkan angka perkawinan usia anak yaitu pemerintah sebaiknya memaksimalkan pelaksanaan wajib belajar dua belas tahun di Kabupaten Balangan.
Kata kunci: Pernikahan Dini, Usia Kawin Pertama Wanita, Regresi Logistik Biner
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI