DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Menumbuhkan Literasi Fisik Peserta Didik: Dampak Penerapan Permainan Tradisional Baasinan Dan Badamprak Di Ruang Terbuka Berbasis Media Visual Art
PENGARANG:SAHBANA RIDHA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-04-25


SAHBANA RIDHA, 2024. Menumbuhkan Literasi Fisik Peserta Didik: Dampak Penerapan Permainan Tradisional Baasinan Dan Badamprak Di Ruang Terbuka Berbasis Media Visual Art. Pembimbing: (I) Dr. Herita Warni, M,Pd. (II) Dr. Syamsul Arifin, M.Pd.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan permainan tradisional Baasinan dan Badamprak di ruang terbuka berbasis media visual art terhadap pertumbuhan literasi fisik peserta didik.

Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Designs (non-designs) dengan desain One Group Pretest-Posttest. Variabel bebas (X) dalam penelitian ini adalah olahraga tradisional dan media visual art, sedangkan variabel terikat (Y) adalah literasi fisik. Sampel penelitian terdiri dari 40 peserta didik kelas dua yang berasal dari dua kelas, dengan rincian 23 peserta didik laki-laki dan 17 peserta didik perempuan. Pengukuran dilakukan dalam dua tahap, yaitu pretest dan posttest.

Instrument penelitian Kompetensi fisik dinilai melalui tiga protokol keterampilan gerak fundamental, kompleks, dan kombinasi yang diukur menggunakan Canadian Agility and Movement Skill Assessment (CAMSA). Daya tahan aerobik diukur menggunakan protokol Progressive Aerobic Cardiovascular Endurance Run (PACER), sementara daya tahan otot dinilai melalui plank isometrik. Domain Motivasi dan Kepercayaan Diri diukur dengan kuesioner Canadian Assessment of Physical Literacy 2 (CAPL-2), sedangkan Physical Literacy Knowledge Questionnaire (PLKQ) digunakan sebagai alat ukur untuk menilai aspek Pengetahuan dan Pemahaman.           

Analisis data dalam penelitian ini diawali Uji normalitas data menggunakan metodeShapiro Wilk untuk memastikan distribusi data normal. Selanjutnya, uji homogenitas dilakukan dengan Levene's Test for Equality of Variances guna memeriksa kesamaan varians antar kelompok sampel. Terakhir, uji hipotesis dilakukan dengan Wilcoxon Signed-Rank Testuntuk membandingkan rata-rata dari dua pengukuran yang diambil dari kelompok yang sama.

Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan bahwa seluruh variabel yang diukur motivasi dan kepercayaan diri, pengetahuan dan pemahaman, serta kompetensi fisik (CAMSA, plank, dan PACER) mengalami peningkatan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,05). Rata-rata nilai motivasi dan kepercayaan diri meningkat dari 18.13 pada pretest menjadi 20.04 pada posttest. Pada variabel pengetahuan dan pemahaman, rata-rata nilai meningkat dari 65.42 menjadi 83.67. Kompetensi fisik peserta didik juga menunjukkan hasil yang positif, di mana nilai CAMSA meningkat dari 16.28 menjadi 18.83, skor plank meningkat dari 7.79 menjadi 9.61, dan skor PACER meningkat dari 8.18 menjadi 9.13.

Kesimpulan Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan permainan tradisional Baasinan dan Badamprak berbasis media visual art di ruang terbuka berdampak signifikan dalam menumbuhkan literasi fisik peserta didik. Hal ini tercermin dari peningkatan signifikan pada motivasi dan kepercayaan diri, pengetahuan dan pemahaman, serta kompetensi fisik peserta didik. Pendekatan ini juga berkontribusi pada pelestarian budaya lokal.

 

 

Kata Kunci:  Literasi Fisik, Permaianan Tradisional, Ruang Terbuka, Visual Art 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI