DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Karakteristik Tanah dan Prediksi Bahaya Erosi Metode USLE di Sub-Sub Daerah Aliran Sungai Batang Alai
PENGARANG:RIZKA PAHRINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-04-30


Erosi merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang serius pada ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS). Pada tahun 2021 telah terjadi bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sub-Sub DAS Batang Alai Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Daerah Aliran Sungai Barito. Secara hidrologis di Kabupaten ini sendiri terdapat tiga sungai yaitu Sungai Barabai, Sungai Batang Alai, dan Sungai Haruyan. Pengambilan sampel tanah pada penelitian ini berada pada dua kecamatan yang dialiri oleh Sungai Barabai dan Sungai Batang Alai yaitu Kecamatan Hantakan dan Batang Alai Timur. Pengambilan sampel tanah dilakukan berdasarkan empat tingkat kemiringan lereng yaitu Datar, Landai, Agak Curam, dan Curam. Laju erosi pada lokasi penelitian diprediksi dengan menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation). Faktor yang paling mempengaruhi terjadinya erosi di Kecamatan Hantakan dan Batang Alai Timur adalah faktor kemiringan lereng dan faktor penutup lahan (C) yang tidak disertai dengan tindakan konservasi. Nilai erosi prediksi di wilayah Sub-Sub DAS Batang Alai pada lereng curam di Kecamatan Hantakan (39-42%) dan Batang Alai Timur (36-41%) diketahui memiliki nilai tertinggi. Erosi prediksi tertinggi terjadi di Kecamatan Hantakan yaitu sebesar 164,13-245,11 t ha-1 thn-1 dan di Kecamatan Batang Alai Timur yaitu sebesar 159,99-323,20 t ha-1 thn-1. Pemberian rekomendasi tindakan konservasi berupa penanaman jalur/sisa tanaman sebagai mulsa, tanaman perkebunan dengan penutup tanah rendah, dan pembuatan teras gulud dengan tanaman perkuatan teras pada penelitian ini efektif menekan besarnya erosi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI