DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMOBILISASI ASAM GALAT PADA KITOSAN DENGAN METODE ABSORPSI PADA SUHU KAMAR DAN PEMANASAN SERTA UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDANNYA TERHADAP RADIKAL BEBAS DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) | |
| PENGARANG | : | MUKARRAMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-04-30 |
Kitosan merupakan bahan alami yang memiliki aktivitas antioksidan tetapi masih tergolong lemah sehingga perlu ditingkatkan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa imobilisasi asam galat (AG) pada kitosan melalui proses pemanasan menghasilkan produk yang stabil (AG tidak mudah larut). Namun proses tersebut menggunakan epiklorohidrin (EKH) sebagai agen pengikat silang yang bersifat toksik. Penelitian ini bertujuan mengimobilisasi AG pada kitosan dengan metode absorspi pada suhu kamar dan perlakuan pemanasan tanpa menggunakan EKH untuk melihat pengaruh perlakuan pemanasan terhadap aktivitas antioksidan. Proses imobilisasi dilakukan melalui dua metode, yaitu absorpsi pada suhu kamar dan pada suhu 100°C dengan konsentrasi awal AG 600 ppm. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl), sedangkan karakterisasi struktur kimia (gugus fungsi) menggunakan Fourier Transform Infra-Red (FTIR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah AG yang terabsorpsi pada BK dengan perlakuan pemanasan pada suhu 100oC (70,44 mg/g) lebih tinggi dibandingkan pada suhu kamar (57,37 mg/g). Karakterisasi menggunakan FTIR memperkuat temuan tersebut, di mana terjadi pergeseran bilangan gelombang dari 1565 cm?¹ pada BK-AG suhu kamar menjadi 1553 cm?¹ setelah pemanasan. Pergeseran ini mengindikasikan interaksi lebih kuat antara AG dan BK, kemungkinan membentuk ikatan amida. Meskipun pemanasan meningkatkan jumlah AG yang terikat dan memperkuat interaksinya, aktivitas antioksidan tetap tinggi dan stabil. Aktivitas antioksidan BK-AG pada suhu kamar berkisar antara 93,6%–95,4%, sedangkan pada suhu 100°C mencapai 94,1%–94,6%. Hasil ini sangat penting, karena senyawa antioksidan umumnya dapat mengalami degradasi ketika dipanaskan. Dengan demikian aktivitas antioksidan tidak menurun setelah pemanasan menunjukkan bahwa BK-AG ini memiliki kestabilan yang baik.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI