DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFEK EKSTRAK METANOL DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum L.) PADA STRUKTUR PROTEIN TELUR AYAM KAMPUNG YANG DIPAPAR PESTISIDA KLORPIRIFOS: KAJIAN SPEKTROSKOPI INFRAMERAH
PENGARANG:PUTRI APRILIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-02


Klorpirifos adalah insektisida organofosfat yang menghambat enzim asetilkolinesterase, memicu stres oksidatif yang merusak DNA, protein, dan lipid. Hal ini dapat menyebabkan perubahan struktur protein seperti α-heliks dan β-sheet, mempengaruhi fungsi biologis dan perkembangan telur. ATR-FTIR digunakan untuk mendeteksi perubahan struktur protein, khususnya di daerah Amida A, I, II, dan III. Daun karamunting (Melastoma malabathricum L.) mengandung antioksidan yang dapat menetralisir radikal bebas, mengurangi stres oksidatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat gugus O-H, N-H, C-H, C=O, C-O, dan PO?³? di semua kelompok. Vibrasi N-H pada Amida A hanya muncul pada kelompok kontrol dan klorpirifos, tetapi terjadi pergeseran pada kombinasi klorpirifos dengan ekstrak daun karamunting. Amida B muncul di semua kelompok. Ekstrak metanol daun karamunting (Melastoma malabathricum L.) menunjukkan efektivitas dalam mempertahankan struktur sekunder protein pada telur ayam kampung yang dipapar pestisida klorpirifos, sebagaimana teramati pada spektrum ATR-FTIR di daerah Amida I, II, dan III. Meskipun terdapat pergeseran bilangan gelombang, struktur β-sheet dan α-heliks tetap stabil, mengindikasikan bahwa ekstrak ini mampu melindungi protein dari perubahan struktural yang diinduksi oleh klorpirifos.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI