DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGEMBANGAN SISTEM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR SASIRANGAN MENGGUNAKAN METODE OZONISASI DAN FILTRASI BERBASIS PURUN TIKUS (Eleocharis Dulcis) | |
| PENGARANG | : | RAIDA SALSABILA KHALIS | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-02 |
Limbah Cair Sasirangan (LCS) mengandung logam berat dan bahan kimia dengan konsentrasi BOD dan COD melebihi standar kualitas air limbah sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.16 Tahun 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengembangkan sistem pengolahan SLW menggunakan media filter dan keramik komposit yang terbuat dari purun tikus (Eleocharis dulcis). Berdasarkan penelitian sebelumnya, menggunakan metode filtrasi; filtrasi dan adsorpsi; filtrasi, adsorpsi, sedimentasi dan ozonisasi. Metode filtrasi dapat menghilangkan partikel padat dan sedimen dari air, sehingga air tampak lebih jernih. Proses pemurnian air yang melibatkan metode penyaringan menggunakan slow sand filter (SSF), yang diperlukan proses tambahan baik sebelum atau sesudah SSF dilakukan. Sementara itu, penggunaan kastanye air telah dilakukan oleh beberapa peneliti karena kandungan karbon aktifnya yang tinggi, yakni 50,68%. Dalam penelitian ini, kami menggabungkan beberapa metode antara lain filtrasi, sedimentasi, dan ozonisasi. Kastanye air memiliki kandungan karbon terikat sebesar 84,53% setelah diaktifkan dengan aktivator H2SO4, di mana porositas terbesar ditemukan pada keramik dengan bahan komposit arang aktif dengan variasi aktivator H2SO4. Selain itu, kastanye juga memiliki kandungan selulosa sebesar 35,32% sehingga berpotensi efektif sebagai bahan komposit keramik pada filter pengolahan limbah cair sasirangan, terutama sebagai adsorben. Manfaat yang diperoleh dari hasil penelitian ini dapat menjadi acuan ilmiah penggunaan kastanye air sebagai media filter dan keramik komposit.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI