DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERANAN IDENTITAS RELIGIUS TERHADAP AKSI KOLEKTIF NON-NORMATIF PADA ISU PALESTINA DI KALANGAN MUSLIM INDONESIA
PENGARANG:AHMAD MAULANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-05


Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan identitas religius terhadap aksi kolektif non-normatif pada isu Palestina di kalangan Muslim Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 152 responden yang memenuhi kriteria sebagai Warga Negara Indonesia, berusia minimal 17 tahun, dan beragama Islam. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan teknik regresi Linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas religius memiliki pengaruh negatif terhadap aksi kolektif non-normatif, dengan kontribusi sebesar 3,9%. Artinya, semakin tinggi identitas religius seseorang, semakin rendah kecenderungannya untuk terlibat dalam aksi kolektif non-normatif. Temuan ini sejalan dengan teori SIMCA (Social Identity Model of Collective Action) yang menyatakan bahwa identitas sosial, termasuk identitas religius, dapat memengaruhi partisipasi dalam aksi kolektif. Namun, identitas religius dalam konteks ini justru mengurangi kecenderungan untuk terlibat dalam aksi non-normatif, mungkin karena nilai-nilai keagamaan yang menekankan perdamaian dan keadilan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika psikologis di balik aksi kolektif non-normatif, khususnya dalam konteks isu Palestina di Indonesia.

Kata kunci: Identitas Religius, SIMCA, Muslim, Aksi Kolektif Non-Normatif

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI