DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRUKTUR ANATOMIS DAN DISTRIBUSI SENYAWA TERPENOID SECARA HISTOKIMIA PADA BUNGA KENANGA (Cananga odorata) | |
| PENGARANG | : | NURUL MAHDIATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-08 |
Bunga kenanga (Cananga odorata) dikenal karena kandungan minyak esensialnya yang kaya akan senyawa terpenoid, yang berperan penting dalam memberikan aroma khas serta memiliki berbagai aktivitas biologis seperti antimikroba dan antioksidan, namun, informasi mengenai distribusi histokimia senyawa-senyawa terpenoid dalam jaringan bunga kenanga masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur anatomis jaringan bunga kenanga dan mengidentifikasi distribusi senyawa terpenoid secara histokimia. Metode penelitian meliputi pengambilan sampel bunga kenanga, pembuatan irisan jaringan untuk analisis anatomis, dan aplikasi teknik histokimia untuk mengamati distribusi senyawa terpenoid menggunakan senyawa tembaga asetat. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan pola distribusi senyawa dalam jaringan. Hasil dari penelitian anatomi menunjukkan bahwa tangkai bunga terdiri dari epidermis, trikoma, korteks, kolenkim, sklerenkim, dan berkas pengangkut bertipe kolateral. Kelopak bunga memiliki struktur serupa dengan daun, mencakup epidermis, trikoma, parenkim, dan berkas pengangkut kolateral. Sementara itu, mahkota bunga memiliki struktur yang mirip dengan kelopak, tetapi jaringan parenkimnya lebih sedikit mengandung kloroplas dan berfungsi sebagai penyokong. Hasil dari penelitian distribusi senyawa terpenoid terdeteksi di semua bagian bunga yang diamati, yaitu tangkai, kelopak, dan mahkota. Hal ini ditunjukkan oleh perubahan warna jaringan menjadi kuning kecoklatan, dengan konsentrasi utama terletak pada jaringan epidermis, parenkim, dan berkas pengangkut.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI