DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH EKSTRAK KULIT LIMAU KUIT TERHADAP TUBULUS PROKSIMAL GINJAL TIKUS YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK
PENGARANG:RIZKYA PUTRI NUR AL-AMANAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-09


Stres oksidatif akibat diet tinggi lemak dapat memicu apoptosis dan fibrosis

sel tubulus sehingga mempengaruhi jumlah dan diameter tubulus proksimal.

Ekstrak kulit Limau Kuit mengandung antioksidan yang dapat mengatasi stres

oksidatif. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh ekstrak kulit Limau Kuit

terhadap jumlah dan diameter tubulus proksimal tikus yang diberi diet tinggi lemak.

Penelitian menggunakan posttest with control group design pada 6 kelompok

dengan sampel 30 preparat histologi ginjal tikus dengan pewarnaan HE. Jumlah dan

diameter tubulus diamati menggunakan mikroskop dengan OptiLab Viewer

perbesaran 100x serta 400x dalam 5 lapang pandang. Jumlah tubulus dianalisis

dengan one way Anova dan diameter tubulus dengan Kruskal wallis. Hasil rerata

jumlah tubulus proksimal KI = 76,12 ± 1,24, KII = 70,52 ± 2,9, KIII 94,12 ± 2, KIV

= 77,68 ± 0,98, KV= 89,26 ± 1,14, KVI = 95,4 ± 1,1 (p < 0,001) dan diameter

tubulus proksimal KI = 46,352 ± 2,38 μm, KII = 34,981 ± 0,36 μm, KIII = 52,379

± 2,5 μm, KIV = 41,9 ± 0,97 μm, KV = 47,401 ± 1,26 μm, KVI = 50,041 ± 0,81

μm (p < 0,001). Kesimpulan terdapat pengaruh ekstrak kulit Limau Kuit terhadap

jumlah dan diameter tubulus proksimal tikus yang diberi diet tinggi lemak

(p<0,001).

Kata-kata kunci: Citrus amblycarpa, ekstrak kulit Limau Kuit, ethanol, diet tinggi

lemak, tubulus proksimal

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI