DIGITAL LIBRARY



JUDUL:TEKANAN PENGEMBANGAN DAN PEMAMPATAN CAMPURAN KITOSAN, BENTONIT, DAN PASIR YANG DIPADATKAN
PENGARANG:SHYLENA KINDA ANASTHASIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-09


ABSTRAK

Tekanan Pengembangan dan Pemampatan Campuran Bentonit, Kitosan, dan Pasir yang Di Padatkan

Shylena Kinda Anasthasia

2320828320001

Prof. Dr.-ing. Yulian Firmana Arifin, S.T., M.T., IPM

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat tekanan pengembangan dan pemampatan campuran bentonit, kitosan, dan pasir yang dipadatkan melalui pengujian di Laboratorium. Fokus utama dari penelitian ini adalah memahami karakteristik tekanan pengembangan dan pemampatan dari campuran bentonit, kitosan, dan pasir ketika mengalami kondisi pemadatan. Bentonit adalah tanah lempung yang terkenal dengan kapasitas ekspansinya yang mampu mengembang berkali-kali lipat jika mengalami kontak langsung dengan air, sedangkan kitosan adalah polimer alami yang bersifat biokompatibel dan biodegradabel, serta pasir yang berperan sebagai bahan penambah kekuatan struktural. Kombinasi ketiga bahan ini dieksplorasi untuk aplikasi teknik sipil seperti pengembangan material ramah lingkungan, yaitu sebagai liner pada Tempat Pengolahan Akhir (TPA). Pengujian laboratorium dilakukan untuk mengukur karakteristik fisik dan mekanis dari campuran dengan kadar proporsi campuran 98% bentonit-2% kitosan, setelah pencampuran diambil 10% campuran bentonit-kitosan dan kemudian ditambahkan 90% pasir. Pengukuran tekanan pengembangan (swelling pressure test) dan pengujian pemampatan (compressibility test) dilakukan dengan konsolidometer. Hasil indeks pengembangan (Cs) pada pemadatan standard proctor dan elevated proctor untuk campuran bentonit-kitosan-pasir 100%, campuran bentonit-kitosan-pasir 95%, dan campuran bentonit-pasir 95% berturut-turut yaitu pada pemadatan standard proctor 0,026; 0,029 dan 0,028; 0,032. Sedangkan untuk pemadatan elevated proctor 0,025; 0,027 dan 0,026; 0,030. Hasil indeks pemampatan (Cc) pada pemadatan standard proctor dan elevated proctor untuk campuran bentonit-kitosan-pasir 100%, campuran bentonit-kitosan-pasir 95%, dan campuran bentonit-pasir 95% berturut-turut yaitu pada pemadatan standard proctor 0,110; 0,126 dan 0,155; 0,124. Sedangkan untuk pemadatan elevated proctor 0,092; 0,115 dan 0,136; 0,138. Pada hasil persentase pengembangan diperoleh hasil berupa penambahan kitosan menghasilkan struktur tanah yang lebih stabil dan efektif mengurangi potensi pengembangan. Pada hasil uji tekanan pengembangan menunjukkan bahwa campuran bentonit-kitosan-pasir kepadatan 95% memiliki tekanan pengembangan yang lebih tinggi dibandingkan campuran bentonit-pasir kepadatan 95%, sedangkan tekanan pengembangan paling rendah terjadi pada campuran bentonit-kitosan-pasir kepadatan 100%. Pada hasil uji pemampatan, adanya kitosan menyebabkan campuran lebih tahan terhadap deformasi dibandingkan tanpa kitosan. Semakin padat campuran, maka semakin kecil deformasi yang terjadi.

 

Kata kunci: Pengembangan, pemampatan, bentonit, kitosan, pasir

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI