DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIVITAS PROGRAM BANK SAMPAH SEKUMPUL | |
| PENGARANG | : | ANDI DINDA PUSPA KASIH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-09 |
Kesehatan lingkungan merupakan suatu kondisi yang mendukung terciptanya keseimbangan ekologis secara dinamis antara manusia dan lingkungannya, sehingga memungkinkan terwujudnya kehidupan yang sehat, sejahtera, dan bahagia. Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan di tengah masyarakat, pemerintah telah meluncurkan berbagai program, salah satunya adalah Program Bank Sampah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Salah satu implementasi program tersebut adalah Bank Sampah Sekumpul, yang telah memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan sekitar. Keberadaan program ini juga menjadi bagian integral dalam mendukung pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim), yaitu sebuah inisiatif adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang bertujuan menurunkan emisi gas rumah kaca melalui partisipasi masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tingkat efektivitas Program Bank Sampah Sekumpul, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap sejumlah informan. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan, reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, Program Bank Sampah Sekumpul dinilai cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat di RT 06 Kelurahan Sekumpul terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan kesehatan lingkungan. Efektivitas ini diukur melalui empat indikator utama, yaitu: (1) Ketepatan sasaran program, (2) Efektivitas sosialisasi, (3) Tingkat pencapaian tujuan, dan (4) Evaluasi berkelanjutan terhadap program. Namun demikian, terdapat beberapa faktor yang menghambat keberhasilan program ini, antara lain: (1) Terbatasnya jumlah dan kapasitas sumber daya manusia, (2) Keterbatasan sarana dan prasarana pendukung, serta (3) Rendahnya tingkat partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pengelolaan sampah.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI