DIGITAL LIBRARY



JUDUL:INTERAKASI SOSIAL PENGRAJIN BATU BATA DI DESA GUDANG TENGAH KECAMATAN SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:ARI SETIAWAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-09


Ari Setiawan, 2025. Interaksi Sosial Pengrajin Batu Bata Di Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi, Jurusan pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Sigit Ruswinarsih.

Kata Kunci: Interaksi Sosial, Pengrajin Batu Bata, Desa Gudang Tengah.

      Interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial karena tanpa interaksi sosial, tak akan mungkin ada kehidupan bersama. Usaha batu bata di Desa Gudang Tengah mengalami tantangan sehingga pengrajin memerlukan interaksi sosial dalam menjalankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menemukan bentuk kerja sama pengrajin dalam usaha batu bata di Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar (2) Menemukan tantangan yang dihadapi pengrajin dalam usaha bata di Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.

      Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Sumber data yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan informan berjumlah 11 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan teknik mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk pengujian keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu.

      Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) bentuk kerja sama pengrajin batu bata di Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar (a) kerja sama pengrajin dengan agen (b) kerja sama pengrajin dengan pemasok bahan baku (c) kerja sama antar pengrajin. (2) Tantangan yang dihadapi pengrajin batu bata di Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar (a) persaingan dengan usaha bata ringan (b) persaingan antar pengrajin.

      Berdasarkan hasil penelitian disarankan : (1) Pengrajin batu bata di Desa Gudang Tengah tetap menjaga kualitas produk serta meningkatkan pemasaran melalui media sosial. (2) Pemerintah diharapkan dengan penelitian ini menjadi bahan acuan dalam membuatkan regulasi dan diharapkan usaha batu bata di Gudang Tengah maupun sekitarnya dapat dipemberdayakan dengan baik. (3) Peneliti selanjutnya mengali dengan pembahasan atau tema yang berbeda, agar mendapat kajian yang banyak pengrajin batu bata di Desa Gudang Tengah.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI