DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | TINGKAT PENGHIDUPAN PEMBUDIDAYA IKAN KERAMBA JARING APUNG (KJA) DI DESA KARANG INTAN, KECAMATAN KARANG INTAN, KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | WINANDA NATHANIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-11 |
Pembudidaya ikan keramba jaring apung (KJA) di Kecamatan Karang Intan, Kalimantan Selatan, menghadapi masalah serius akibat musim kemarau yang menyebabkan penurunan debit air di sungai dan waduk. Hal ini mengakibatkan kematian massal ikan dan kerugian besar bagi petani. Penurunan debit air memperlambat pertumbuhan ikan dan memperpanjang waktu panen. Selama musim hujan, risiko jaring apung terhanyut juga meningkat. Oleh karena itu, analisis mendalam tentang kondisi pembudidaya KJA sangat penting untuk menghadapi dampak perubahan iklim dan pengelolaan sumber daya air yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modal penghidupan masyarakat pembudidaya ikan keramba jaring apung (KJA) di Desa Karang Intan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini total Sampling dengan menggunakan angket tertutup yaitu menyebarkan angket/kuesioner kepada seluruh pembudidaya ikan keramba jaring apung (KJA) yang berjumlah 48 orang. analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. teknik pengolahan data yang digunakan terdiri dari: editing, coding, scoring, dan tabulating kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil Penelitian terhadap 48 pembudidaya ikan keramba jaring apung (KJA) di Desa Karang Intan menunjukkan bahwa modal alam berperan penting dalam kehidupan mereka, dengan skor rata-rata 111,125 yang tergolong baik, menandakan akses yang baik terhadap sumber daya alam. Ketergantungan pada KJA sebagai sumber pendapatan utama mencerminkan pengetahuan dan keterampilan yang mendalam dalam budidaya ikan. Mayoritas responden percaya lahan mereka dapat beradaptasi dengan perubahan iklim dan menunjukkan kesadaran tinggi terhadap pengelolaan sampah untuk menjaga kualitas lingkungan. Namun, terdapat kebutuhan perhatian lebih pada beberapa aspek lingkungan. Penelitian ini menekankan perlunya dukungan tambahan melalui pelatihan dan sumber daya untuk meningkatkan praktik pengelolaan dan keberlanjutan usaha budidaya KJA di desa tersebut.
Kata kunci : Pembudidaya ikan, KJA, Musim kemarau, Modal penghidupan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI