DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PEMBERIAN BAHAN ADITIF TERHADAP EMISI NH3 DAN H2S PADA PENGOMPOSAN KIAMBANG
PENGARANG:DELIA RAHMADANI MEHA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-14


Emisi gas selama proses pengomposan dapat menyebabkan penurunan kualitas kompos, masalah kesehatan, dan masalah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dua jenis bahan aditif, yaitu fosfogipsum dan magnesium sulfat (MgSO?), terhadap emisi gas bau, yaitu amonia (NH?) dan hidrogen sulfida (H?S), selama proses pengomposan kiambang (Salvinia molesta), mengukur emisi NH? dan H?S yang dihasilkan pada perlakuan yang berbeda, serta menganalisis korelasinya dengan parameter kompos. Penelitian dilaksanakan di Rumah Bibit Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat, dari bulan November 2023 hingga April 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu kontrol tanpa bahan tambahan (P0), kompos dengan fosfogipsum (P1), dan kompos dengan MgSO? (P2), masing-masing dengan tiga ulangan, sehingga terdapat sembilan unit percobaan. Sampel emisi gas dikumpulkan sebanyak lima kali pada fase pengomposan yang berbeda, yang ditentukan berdasarkan suhu kompos: satu kali pada fase mesofilik, satu kali pada fase termofilik, dan tiga kali pada fase pendinginan. Penelitian ini mengamati suhu kompos, suhu lingkungan, pH, potensial redoks (Eh), konduktivitas listrik (EC), kandungan karbon organik (C-organik), total nitrogen (N-total), dan kadar sulfat (SO?) untuk menentukan korelasinya terhadap emisi NH? dan H?S. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan fosfogipsum dan MgSO? berpengaruh signifikan terhadap pH, EC, C-organik, N-total, dan kadar SO?, yang selanjutnya mempengaruhi emisi NH? dan H?S. Pemberian bahan tambahan ini menurunkan emisi gas bau, dengan perlakuan fosfogipsum (P1) sebagai perlakuan terbaik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI