DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KESEHATAN HUTAN TINGKAT TIANG DAN POHON DI KHDTK ULM BUKIT MANDIANGIN KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:FAHRI WAHYUDI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-14


 

FAHRI WAHYUDI. 2025. Analisis Kesehatan Hutan Tingkat Tiang dan Pohon Di KHDTK ULM Bukit Mandiangin Kalimantan Selatan. Skirpsi, Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing oleh Ibu Dr, Susilawati, S.Hut, M.P dan Ibu Ir. Hj. Normela Rachmawati, M.P.

 

Kata kunci : ketinggian tempat, kesehatan tumbuhan, tingkat tumbuhan tiang dan pohon

 

Kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK) ULM secara administratif terletak di Desa Mandiangin Barat dan Desa Kiram Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar Kalimanan Selatan. Kawasan KHDTK terletak di dua lokasi yaitu Gunung Waringin dan Pegunungan babaris. kawasan hutan tujuan khusus (KHDTK) ULM memiliki luas 1.617 ha. Kawasan yang termasuk dalam KHDTK ULM adalah Bukit Besar, Bukit Mandiangin, Bukit Pamaton, Bukit Pandamaran yang masing-masing memiliki ketinggian yang berbeda. Metode yang digunakan purposive sampling dengan menentukan jenis vegetasi tidak sehat meliputi ketinggian tempat dari segi kesehatan. Kesehatan tanaman menggunakan indetifikasi metode dari alexander (1996). Analisis kesehatan hutan pada tingkat tiang dan pohon di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Bukit Mandiangin, Kalimantan Selatan. Kesehatan hutan merupakan indikator penting dalam keberlanjutan ekosistem, yang dipengaruhi oleh faktor biotik dan abiotik seperti serangan hama, penyakit, kondisi tanah, serta aktivitas antropogenik. Metode penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan pengambilan data melalui plot pengamatan berukuran 10×10 m untuk tingkat tiang dan 20×20 m untuk tingkat pohon pada tiga ketinggian berbeda (125-150 mdpl, 150-175 mdpl, dan 175-200 mdpl). Parameter yang diukur meliputi lokasi kerusakan, tipe kerusakan, dan tingkat keparahan.

 

 

 

FAHRI WAHYUDI. 2025. Analysis of Forest Health at the Pole and Tree Level in KHDTK ULM Bukit Mandiangin, South Kalimantan. Undergraduate Thesis, Forestry Study Program, Faculty of Forestry, Lambung Mangkurat University. Supervised by Dr. Susilawati, S.Hut., M.P. and Ir. Hj. Normela Rachmawati, M.P.

Keywords: altitude, plant health, pole and tree vegetation levels.

The Special Purpose Forest Area (KHDTK) of Lambung Mangkurat University (ULM) is administratively located in Mandiangin Barat Village and Kiram Village, Karang Intan District, Banjar Regency, South Kalimantan. The KHDTK area consists of two locations: Gunung Waringin and the Babaris Mountains. The total area of KHDTK ULM is approximately 1,617 hectares, including Bukit Besar, Bukit Mandiangin, Bukit Pamaton, and Bukit Pandamaran, each with varying altitudes. This study aims to analyze forest health at the pole and tree levels in KHDTK ULM Bukit Mandiangin. Forest health is a crucial indicator of ecosystem sustainability, influenced by biotic and abiotic factors such as pest attacks, diseases, soil conditions, and anthropogenic activities. The study employs a purposive sampling method to determine unhealthy vegetation types based on altitude and health indicators. Plant health assessments follow the identification method by Alexander (1996). The research utilizes purposive sampling with data collection through observation plots measuring 10×10 m for pole-level vegetation and 20×20 m for tree-level vegetation at three different altitudes (125-150 meters above sea level, 150-175 meters above sea level, and 175-200 meters above sea level). The measured parameters include damage location, damage type, and severity level.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI