DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI SANKSI DALAM PERATURAN DAERAH NOMOR 2 TAHUN 2007 TENTANG PENGELOLAAN SUNGAI DI KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | QANITTA AISYA PUTRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-14 |
Penelitian ini membahas Implementasi Sanksi dalam Peraturan Daerah No. 2 Tahun
2007 yang mengatur Pengelolaan Sungai di Kota Banjarmasin. Tujuan utama dari
studi ini adalah untuk memahami bentuk-bentuk sanksi yang diterapkan serta
faktor-faktor yang mempengaruhi implementasinya. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara, observasi, dan studi dokumen dari instansi terkait seperti Dinas PUPR
dan Satpol PP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sanksi terdiri
dari sanksi administratif yang meliputi pencabutan izin usaha, penutupan lokasi
usaha, dan pembongkaran bangunan yang berada di sempadan sungai. Sementara
itu, sanksi pidana jarang diterapkan karena pemerintah lebih mengutamakan
pendekatan persuasif, seperti sosialisasi dan teguran tertulis, sebelum mengambil
tindakan tegas. Beberapa faktor yang memengaruhi pelaksanaan sanksi ini antara
lain adalah keterbatasan fasilitas dan anggaran, koordinasi antarinstansi yang belum
berjalan optimal, serta rendahnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap
peraturan yang ada.
Budaya masyarakat yang telah lama menetap dan berusaha di tepi sungai menjadi
salah satu kendala utama dalam pelaksanaan sanksi. Pemerintah berupaya untuk
mengurangi perlawanan masyarakat melalui sosialisasi yang efektif, penyediaan
alternatif usaha berbasis sungai, serta bantuan relokasi. Meskipun penerapan sanksi
menghadapi berbagai tantangan, hasil positif yang berhasil dicapai mencakup
peningkatan estetika kota, pengurangan bangunan ilegal di sepanjang sungai, serta
penurunan risiko banjir. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah
memperkuat fasilitas pendukung, meningkatkan koordinasi antarinstansi,
memperluas program sosialisasi, serta menyediakan solusi yang adil bagi
masyarakat yang terdampak. Pendekatan hukum yang konsisten dan inklusif akan
sangat mendukung upaya pengelolaan sungai yang berkelanjutan, sejalan dengan
tujuan Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2007 di Kota Banjarmasin.
Kata Kunci: Implementasi Sanksi, Peraturan Daerah, Pengelolaan Sungai
Banjarmasin, Sosialisasi, Pembongkaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI