DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IDENTIFIKASI AKUIFER DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI KECAMATAN LIANG ANGGANG KOTA BANJARBARU, KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | MOHAMMAD ANDIKA SEPTIADI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-14 |
Ketersediaan air tanah yang memadai adalah kebutuhan dasar yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia dan pembangunan wilayah. Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, berpotensi memiliki sumber air tanah yang signifikan, namun belum dieksplorasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai resistivitas, mengidentifikasi jenis litologi, dan menganalisis keberadaan serta kedalaman lapisan akuifer di Kecamatan Liang Anggang. Penelitian dilaksanakan dari November 2022 hingga Mei 2025 menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger 1D. Data diambil di enam lintasan dengan elektroda pada berbagai kedalaman dan diolah menggunakan software Progress untuk memperoleh informasi tentang resistivitas, ketebalan, dan kedalaman lapisan tanah atau batuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapisan batuan terdiri dari tanah lempung (1,01 – 7,84 Ωm), lempung pasiran (11,47 – 24,66 Ωm), pasir (34,73 – 278,10 Ωm), kerikil (313,45 – 524,48 Ωm), dan tanah urug (644,57 – 774,64 Ωm). Lapisan akuifer ditemukan pada nilai resistivitas 34,73 – 278,10 Ωm, dengan akuifer bebas pada kedalaman 6,73 – 59,26 m dan akuifer tertekan pada kedalaman 55,60 – 131,99 m. Kesimpulannya, lapisan akuifer di Kecamatan Liang Anggang terutama terdiri dari pasir dan kerikil yang berpotensi sebagai sumber air tanah. Disarankan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan pengeboran sumur pada kedalaman lebih dari 7 m untuk mengakses akuifer yang teridentifikasi. Penelitian lanjutan dengan metode geolistrik 2D direkomendasikan untuk mendapatkan data yang lebih rinci mengenai distribusi akuifer.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI