DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERANCANGAN LERENG AKHIR TAMBANG BATUAN KOPERASI PRODUSEN BARAKAT USAHA BERSAMA DI DESA AWANG BANGKAL BARAT KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | BUBIY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-14 |
Koperasi Produsen Barakat Usaha Bersama (KP BUB) Desa Awang Bangkal Barat ini merupakan perusahaan tambang batuan dengan metode penambangan quary. Sejarah telah mencatat bahwa Awang Bangkal tercatat sebagai salah satu situs paleolitik tertua di Kalimantan bagian tenggara. Penelitian pada 1970-an telah berhasil menemukan kapak-kapak perimbas di beberapa lokasi yang berada di aliran Sungai Riam Kanan ini. Kini penelitian lebih lanjut di lokasi tersebut sulit dilakukan, karena sebagian besar badan Sungai Riam Kanan telah tenggelam akibat pembendungan sungai untuk waduk pembangkit listrik. Yang masih tampak tersisa di daerah Awang Bangkal Barat saat ini adalah perbukitan yang mengandung sumber batuan.
Perancangan lereng akhir tambang batuan merupakan aspek krusial dalam kegiatan pertambangan untuk menjamin keselamatan dan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinggi, lebar, dan kemiringan lereng yang akan digunakan dalam proses perancangan.Membuat rancangan (design) lereng akhir tambang batuan sesuai dengan arah yang berpotensi untuk ditambang. Pada analisis kestabilan lereng menggunakan metode kesetimbangan batas. Dalam penelitian ini, dilakukan pemodelan geometri lereng dengan berbagai variasi sudut dan tinggi untuk menentukan desain yang memenuhi standar kestabilan. Metode yang digunakan mencakup analisis menggunakan perangkat lunak Rocscience Slide dan metode Bishop untuk menghitung Faktor Keamanan (FK). Hasil analisis menunjukkan bahwa desain lereng dengan sudut tertentu dapat mencapai nilai FK yang aman, yaitu di atas 1,3, yang menunjukkan bahwa lereng berada dalam kondisi stabil. Dengan demikian, hasil dari perancangan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi industri pertambangan dalam mengurangi risiko longsor dan meningkatkan keselamatan kerja di lokasi tambang.
Desain Jenjang lereng akhir batuan yang dihasilkan dari pengolahan data pada desain perancangan akhir lereng maka didapatkan dengan ketinggian 10 meter, Lebar 7 meter dengan sudut kemiringan 80o. Telah memberikan rekomendasi perancangan geometri lereng untuk mendesain jenjang lereng akhir tambang batuan. Maka didapatkan FK keseluruhan pada section A-A 1,8 dengan tinggi 63 meter dan sudut 29o, Dan untuk FK pada section B-B 2,555 dengan tinggi 89 meter dan sudut 39o. Berdasarkan hasil data geometri yang sudah diolah , maka untuk desain pit dengan hasil lereng akhir mendapatkan elevasi tertinggi nya yaitu 165 mdpl Dan elevasi terendah nya 78 Mdpl, dan untuk arah penambangannya ke arah timur IUP Koperasi Barakat Usaha Bersama (KP BUB).
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI