DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan On-FoMO Dengan Netiquette Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Lambung Mangkurat
PENGARANG:YUNITA ANI RAJATMAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-15


Generasi Z memiliki hubungan erat dengan internet, menyebabkan munculnya berbagai kebiasaan baru, seperti perilaku fear of missing out (FoMO).Dalam konteks digital, perilaku ini disebut Online Fear of Missing Out (On-FoMO), yaitu kecenderungan untuk selalu terhubung dengan aktivitas daring karena takut jika tertinggal informasi atau tren yang sedang ramai. Dalam bermedia sosial juga terdapat aturan norma atau etika yang menjadi batasan atas tindakan setiap orang, hal ini biasa disebut netiquette. Mahasiswa bimbingan dan konseling, mereka mengaku bahwa mereka memiliki sikap FoMO terlebih pada aktivitas media sosial, dan sebagian dari mereka berpendapat harus memiliki etika dan sebagian dari mereka mengaku pernah bertindak diluar etika itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara On-FoMO dengan netiquette pada mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling universitas lambung mangkurat. Hasil menunjukan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat On-FoMO yang rendah hingga sedang, sedangkan tingkat netiquette mereka cenderung tinggi. Uji korelasi menunjukan nilai r = -0,090 dengan p = 0,140 (>0,05). Dari hasil nilai ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara On-FoMO dengan netiquette. Meskipun ada kecenderungan bahwa semakin tinggi On-FoMO, maka netiquette cenderung lebih rendah, tetapi hubungan ini sangat lemah dan tidak dapat disimpulkan secara signifikan. Maka diharapkan peneliti berikutnya dapat menambahkan variabel untuk memahami netiquette secara mendalam seperti kesadaran digital, normal sosial, kontrol diri, serta pengalaman dalam bermedia sosial.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI