DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGEMBANGAN E-HANDOUT BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING KONSEP FITOREMEDIASI BIJI KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI BIOKOAGULAN PADA PENGOLAHAN LIMBAH TEKSTIL SASIRANGAN
PENGARANG:NOVITA RAHMAYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-15


Kain sasirangan budaya khas Kalimantan Selatan banyak diproduksi oleh rumah industri di Kampung Sasirangan Banjarmasin menghasilkan limbah tekstil yang dapat mencemari air sungai akibat pengrajin industri kain sasirangan kerap membuang air limbah langsung ke sungai  sehingga membutuhkan alternatif pengolahan limbah yang efektif, murah dan efisien. Pengolahan air limbah tekstil dilakukan konsep fitoremediasi dengan serbuk biji kelor (Moringa oleifera) sebagai biokoagulan yang mengendapkan polutan sisa limbah tekstil sasirangan dengan percobaan konsentrasi 2 gr, 4 gr, 6 gr, 8 gr, dan 10 gr serbuk biji kelor. Uji fitoremediasi dilakukan pada 1 jam dan 24 jam setelah perlakuan dengan pendukung berupa suhu, Ph, DO, dan TDS. Fitoremediasi biji kelor sebagai biokoagulan efektif mengendapkan polutan serta memengaruhi nilai parameter di bawah standar baku mutu limbah. Penelitian ini merupakan pengembangan E-Handout penunjang mata kuliah Bioteknologi dengan metode 4D (Thiagarajan et al., 1974) berbasis problem based learning yang dilakukan sampai pada tahap dissemination terbatas. Subjek uji kesesuaian dan uji kelayakan dilakukan oleh 2 orang validator, uji keterbacaan dilakukan oleh 6 mahasiswa dan uji respon oleh 9 mahasiswa Pendidikan Biologi PMIPA FKIP ULM Banjarmasin yang telah lulus mata kuliah Biteknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Handout yang dikembangkan memperoleh persentase 91,6 pada uji kesesuaian dengan kriteria sangat sesuai, 92,4% pada uji kelayakan dengan kriteria sangat layak, 94,2% pada keterbacaan dengan kriteria sangat baik dan 93,8% pada respon dengan kriteria sangat baik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI