DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMODELAN ALGORITMA COMBINATIONAL BUILD-UP INDEX (CBI) DAN NORMALIZED DIFFERENCE BUILT-UP INDEX (NDBI) PADA LAHAN TERBANGUN DI KARAKTERISTIK LAHAN BASAH KOTA BANJARMASIN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT LANDSAT 8 DAN 9 OLI/TIRS
PENGARANG:MUHAMMAD DAFFA PRATAMA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-21


Urbanisasi yang pesat di Kota Banjarmasin menyebabkan peningkatan signifikan pada luasan lahan terbangun, yang berdampak terhadap perubahan tutupan lahan. Penginderaan jauh melalui citra satelit Landsat 8 dan 9 OLI/TIRS dapat memetaan lahan terbangun secara efisien dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan ketelitian dua indeks spektral, yaitu Combinational Built-Up Index (CBI) dan Normalized Difference Built-Up Index (NDBI), dalam mengidentifikasi lahan terbangun di wilayah Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan berupa analisis spasial berbasis algoritma CBI dan NDBI, yang divalidasi menggunakan confusion matrix. Data uji diperoleh melalui pengambilan sampel lapangan dengan metode stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CBI memiliki akurasi keseluruhan yang lebih tinggi, pada citra Landsat 9, dengan akurasi mencapai 96% dan koefisien kappa 0,92. Namun, CBI memiliki keterbatasan berupa tidak adanya ambang batas piksel yang jelas. Sebaliknya, NDBI pada citra Landsat 8 menunjukkan performa yang lebih stabil, dengan akurasi 92% dan koefisien kappa 0,84. Sehingga, NDBI pada Landsat 8 lebih optimal dalam mengidentifikasi lahan terbangun di Kota Banjarmasin yang merupakan lahan basah.

Kata Kunci: Penginderaan Jauh, CBI, NDBI, Landsat 8, Landsat 9, Lahan Terbangun

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI