DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Efektivitas Biofumigan dari Tanaman Sawi Putih Terhadap Nematoda Puru Akar (Meloidogyne spp.) pada Tanaman Seledri
PENGARANG:NOR HAPIZAH ARIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-22


 Tanaman seledri (Apium graveolens L.) ialah sayuran daun dengan berbagai kegunaan, seperti menambah rasa pada makanan dan memiliki kualitas terapeutik. Di daerah Banjarbaru tepatnya di Desa Sukamaju banyak petani yang membudidayakan tanaman seledri, namun terdapat kendala utama dalam produktivitas, yaitu adanya serangan nematoda puru akar (Meloidogyne spp.) penyebab penyakit puru akar. Penyakit ini menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tanaman seledri, dengan ditandai puru atau bintil yang muncul berbentuk rantai pada akar. Gejala yang terlihat yaitu daun tanaman seledri menjadi menguning dan tanaman menjadi kerdil. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan pengendalian yang dapat menekan serangan NPA. Salah satu pengendalian yang dapat dilakukan dengan menggunkan biofumigan dengan memanfaatkan senyawa glukosinolat (GSL) dan senyawa isothiocyanates (ITC) yang ada pada tanaman dari famili Brassicae salah satunya sawi putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik tanaman sawi putih mengurangi NPA pada tanaman seledri. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu perlakuan dengan 500 telur Meloidogyne spp. (kontrol/T0) dan 3 perlakuan dengan cacahan sawi putih yaitu 500 telur Meloidogyne spp. + 250 gram cacahan sawi putih (T1) 500 telur Meloidogyne spp. + 500 gram cacahan sawi putih (T2) dan 500 telur Meloidogyne spp. + 750 gram cacahan sawi putih (T3). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tanaman seledri dengan perlakuan T2 dapat menekan keparahan penyakit dan jumlah rata-rata populasi NPA. Keparahan penyakit tertinggi ditemukan pada tanaman T0 dengan persentase sebesar 5,23% dan persentase terendah pada tanaman perlakuan T2 sebesar 2,80%. Populasi NPA tertinggi juga ditemukan pada tanaman T0 yaitu sebesar 448,25 ekor dan populasi terendah pada tanaman T2 sebesar 117,25 ekor.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI