DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH GEL EKSTRAK KULIT BATANG ULIN (EUSIDEROXYLON ZWAGERI) KONSENTRASI 5%, 12,5%, 20% TERHADAP JUMLAH SEL MAKROFAG (Penyembuhan Luka Insisi Mukosa Bukal Tikus Wistar Jantan (Rattus norvegicus)) | |
| PENGARANG | : | TSANIA ZAHARA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-22 |
Latar Belakang: Luka pada rongga mulut sering dijumpai dalam bidang kedokteran gigi, salah satu penyebab terjadinya luka ini adalah akibat dari prosedur perawatan gigi dan mulut seperti insisi. Luka akibat trauma akan direspon secara fisiologis oleh tubuh melalui proses penyembuhan luka. Makrofag merupakan salah satu sel penting dalam proses penyembuhan luka terutama dalam fase inflamasi. Metabolit sekunder dalam tumbuhan memiliki potensi dalam mempercepat penyembuhan luka. Kulit batang ulin (Eusideroxylon zwageri) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki zat aktif antara lain flavonoid, tanin dan fenol yang mampu menstimulasi sel makrofag dan membantu kerja makrofag dalam membersihkan area luka, sehingga mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan: Untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh pemberian gel ekstrak kulit kayu ulin (Eusideroxylon zwageri) konsentrasi 5%, 12,5%, dan 20% dibandingkan dengan kelompok kontrol (basis gel) terhadap jumlah makrofag pada penyembuhan luka insisi mukosa bukal tikus Wistar jantan hari ke-1, ke-3, dan ke-5. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium murni dengan desain kelompok kontrol post-test only. Penelitian ini menggunakan 36 ekor tikus Wistar yang dibagi menjadi 12 kelompok, termasuk 3 kelompok kontrol yang menerima basis gel dan 9 kelompok perlakuan yang menerima gel ekstrak kulit kayu ulin dengan konsentrasi 5%, 12,5%, dan 20%. Gel dioleskan dua kali sehari selama 5 hari. Tikus dikorbankan pada hari ke-1, 3, dan 5 untuk biopsi mukosa bukal, dan makrofag diamati di bawah mikroskop cahaya pembesaran 400x. Hasil: Hasil uji Two Way ANOVA menunjukkan terdapat pengaruh signifikan berdasarkan perlakukan dan hari (<0,05). Analisis data dilanjukan dengan uji Post-Hoc Bonferroni (<0,05) yang menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kelompok gel ekstrak kulit batang ulin konsentrasi 12,5% dan 20% pada hari 1,3, dan 5 dengan kelompok kontrol (basis gel). Kesimpulan: Gel ekstrak kulit batang ulin (Eusideroxylon zwageri) konsentrasi 5%, 12,5% dan 20% berpotensi dalam meningkatkan jumlah sel makrofag pada hari ke-1 dan ke-3 kemudian menurunkan jumlah makrofag pada hari ke-5 dalam proses penyembuhan luka dibandingkan dengan kontrol (basis gel).
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI