DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PERENDAMAN GIGI PADA LARUTAN KITOSAN SISIK IKAN PAPUYU (Anabas testudineus) TERHADAP KADAR PELEPASAN KALSIUM DAN FOSFAT
PENGARANG:CHARITY ESTERINA TAMBUNAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-23


Latar Belakang: Larutan kitosan yang berasal dari sisik ikan papuyu (Anabas testudineus) terbukti efektif dalam mengurangi pelepasan kalsium dan fosfat dari enamel gigi, sehingga berpotensi menjadi bahan biomaterial untuk mencegah demineralisasi.Tujuan: Menganalisis pengaruh perendaman gigi premolar pada larutan kitosan dari sisik ikan papuyu (Anabas testudineus) konsentrasi 2,5% dan 5% terhadap kadar pelepasan kalsium dan fosfat. Metode: Penelitian ini meggunakan metode true experimental dengan desain posttest only control group design yang melibatkan 3 kelompok perlakuan yaitu kontrol negatif, kelompok 2,5% dan kelompok 5%. Seluruh sampel gigi premolar direndam dalam larutan asam laktat dengan pH 5,2. Kadar pelepasan kalsium dan fosfat kemudian diukur  menggunakan spektrofotometer Uv-vis.Hasil: Berdasarkan uji Kruskal Wallis, kadar pelepasan kalsium menunjukkan nilai Asymp.Sig = 0,07 <0,05. Sementara itu, uji lanjutan Post Hoc Mann-Whitney pada pelepasan fosfat menunjukkan nilai Asymp.Sig = 0,09 <0,05, artinya hipotesis diterima atau terdapat pengaruh sisik ikan papuyu (Anabas testudineus) dengan konsentrasi 2,5% dan 5% terhadap pelepasan kalsium dan fosfat. Kesimpulan: Kitosan yang berasal dari sisik ikan papuyu (Anabas testudineus) dengan konsentrasi 2,5% dan 5% menunjukkan efektivitas dalam menekan pelepasan kalsium dan fosfat pada gigi premolar dan berpotensi sebagai biomaterial pencegah proses demineralisasi.

 

Kata kunci: Karies, Demineralisasi, Kalsium, Fosfat, Kitosan, Papuyu (Anabas testudineus)

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI