DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN SOSIALISASI POLITIK DALAM KELUARGA DENGAN KESADARAN POLITIK PEMILIH PEMULA: STUDI PADA PESERTA DIDIK KELAS XII SMA NEGERI 1 MANDASTANA | |
| PENGARANG | : | ALMA YULTIARA DEWI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-23 |
ABSTRAK
Alma Yultiara Dewi, 2025. Hubungan Sosialisasi Politik Dalam Keluarga Dengan Kesadaran Politik Pemilih Pemula: Studi Pada Peserta Didik Kelas XII SMA Negeri 1 Mandastana. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewaragenagaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Sarbaini.
Kata Kunci: Sosialisasi Politik Keluarga, Kesadaran Politik, Pemilih Pemula.
Latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu pada kesadaran politik pemilih pemula yang masih rendah dan perlu ditingkatkan. Keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran politik pemilih pemula melalui sosialisasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sosialisasi politik dalam keluarga dengan kesadaran politik pemilih pemula pada peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Mandastana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilih pemula, yaitu individu yang berusia sekitar 17 tahun dan akan menggunakan hak pilihnya untuk pertama kali. Peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Mandastana dapat dikatakan pemilih pemula karena memiliki rentang usia 17-18 tahun. Teknik penentuan sampel yaitu total sampling sebanyak 180 peserta didik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat sosialisasi politik di keluarga dan kesadaran politik pemilih pemula berada pada tingkat sedang, yaitu 68,9% dan 47,2%. Analisis statistik menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara sosialisasi politik di keluarga dengan kesadaran politik pemilih pemula, dengan koefisien korelasi sebesar 0,360** yang berada pada rentang 0,20-0,399 menunjukkan tingkat hubungan rendah namun signifikan, memiliki bentuk hubungan positif adalah semakin semakin tinggi sosialisasi politik di keluarga maka semakin tinggi kesadaran politik pemilih pemula, atau semakin rendah sosialisasi politik di keluarga maka semakin rendah kesadaran pemilih pemula. Penelitian ini merekomendasikan agar orang tua meningkatkan diskusi politik di rumah, peserta didik meningkatkan literasi politik, dan sekolah memfasilitasi kegiatan politik serta kunjungan ke lembaga pemerintahan untuk membangun kesadaran politik peserta didik. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman tentang peran keluarga dan lingkungan dalam membentuk kesadaran politik pemilih pemula.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI