DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Partikel Debu Batubara terhadap Osteoporosis Tulang Alveolar pada Tikus Ovariektomi (Tinjauan dengan X-Ray Fluorescence (XRF))
PENGARANG:YULIA PUTRI NUR PAMBUDI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-27


Latar Belakang: Paparan debu batubara dapat meningkatkan risiko osteoporosis pascamenopause tulang alveolar. Pada osteoporosis terjadi peningkatan osteoklas sementara osteoblas mengalami penurunan. Proses dari pembentukan dan pergantian tulang diregulasi dan melibatkan unsur mineral yang mempengaruhi pembentukan tulang. Kandungan unsur minral yang terdapat di tulang mandibula yaitu (Ca, P, K, S, Fe, Cu, Zn, In, Yb, and Re) Unsur mineral pada tulang alveolar dapat diketahui menggunakan metode X-ray fluorescence (XRF). Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh paparan debu batubara terhadap osteoporosis tulang alveolar pada tikus ovariektomi berdasarkan X-ray Flourescence (XRF)Metode: Tikus betina Sprague-Dawley diacak menjadi 3kelompok(n=6), kelompok sham, kelompok kontrol yaitu ovariektomi (OVX), dan kelompok OVX yang dipapapar debu batubara(12,5mg/m3) selama 3 bulan. Tikus-tikus tersebut dipaparkan menggunakan coal dust exposure 2010dengan volume bilik V = 0,5 m3 dan aliran udara 1,5-2L/menit. Setelah pemaparan selesai, tikus akan dieutanasia menggunakan ketamine-xylazine. Tulang mandibula diambil untuk dilakukan analisis menggunakan X-ray fluorescence (XRF). Hasil: Analisis XRF menunjukan tidak terdapat perbedaan signifikan pada komponen tulang (Ca, P, K, S, Fe, Cu, Zn, In, Yb, and Re)diantara kelompok- kelommpok tersebut(p>0.05). Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh paparan debu batubara terhadap osteoporosis tulang alveolar pada tikus ovariektomi berdasarkan tinjauan X-ray Flourescence (XRF).

Kata Kunci: Osteoporosis pascamenopause tulang alveolar, Paparan debu batubara, Ovariektomi (OVX), X-ray fluorescence (XRF).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI