DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGUATAN CIVIC ENGAGEMENT DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN LAHAN BASAH PADA MASYARAKAT PINGGIRAN SUNGAI DESA MUARA KANOCO
PENGARANG:NORMIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-27


ABSTRAK

 

Normida, 2025.Penguatan Civic Engagement dalam Pelestarian Lingkungan Lahan Basah Pada Masyarakat Pinggiran Sungai Desa Muara Kanoco. Skripsi. Program Studi Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Mariatul Kiptiah

Kata Kunci : Penguatan, Civic Engagement, Masyarakat, Pelestarian,

 

Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya tingkat keterlibatan masyarakat dalam pelestarian lingkungan lahan di pinggiran sungai Muara Kanoco. Masyarakat memiliki sikap kurang peduli dan motivasi yang rendah dalam hal menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan pinggiran sungai. Tujuan penelitian untuk menganalisis penguatan civic engagement dalam pelestarian lingkungan lahan basah pada masyarakat pinggiran sungai Desa Muara Kanoco melalui dengan 2 (dua) aspek civic engagement yaitu sikap dan tindakan masyarakat dalam pelestarian lingkungan lahan basah pinggiran sungai Muara Kanoco.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pemilihan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian yang didapat pada penguatan civic engagement melalui 2 (dua) aspek sikap dan tindakan masyarakat dalam pelestarian lingkungan lahan basah pinggiran sungai Muara Kanoco yaitu; Aspek sikap masyarakat di lihat dari respon pemahaman, kepedulian, dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan pinggiran sungai seperti masyarakat mengikuti kegiatan edukasi, sosialisasi, peduli dan merasa bertanggung jawab terhadap lingkungan sungai  dan aspek tindakan dilihat dari kebiasaan dan motivasi masyarakat seperti kebiasaan membuang sampah disungai dan motivasi masyarakat yang rendah dalam menjaga kebersihan dan keterlibatan pada kegiatan pelestarian lingkungan pinggiran sungai. Kendala dan hambatan keterlibatan masyarakat ada 2 (dua) faktor internal masyarakat dan faktor ekternal masyarakat seperti rendahnya pemahaman kebiasaan dan kurangnya motivasi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan pelestarian lingkungan lahan basah pinggiran sungai dan tidak ada kebijakan dan peraturan pemerintah desa mengenai lingkungan.

Saran untuk pemerintah Desa sebaiknya mengadakan kegiatan penyuluhan dan edukasi rutin tentang pentingnya lahan basah bagi lingkungan dan masyarakat, serta dampak buruk dari tindakan merusak lingkungan. Pemanfaatan media komunikasi seperti spanduk, poster, radio komunitas, atau media sosial untuk menyebarkan informasi tentang pelestarian lingkungan serta melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat disekitar sungai. Pemerintah desa juga harusnya menyediakan tempat sampah dan toilet umum serta perlu mengalokasikan anggaran yang cukup untuk kegiatan sehingga akan terwujud pelestarian lingkungan sungai.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI