DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH KEBIJAKAN TATA RUANG TERHADAP PERLINDUNGAN LAHAN BASAH DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. | |
| PENGARANG | : | SORAYA ZAHRATUN NESA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-28 |
Lahan basah memiliki peran ekologis yang sangat penting dalam menjaga keseimbanganlingkungan,mencegahbanjir,sertamendukungsektorpertaniandan perikanan. Kabupaten Hulu Sungai Utara merupakan salah satu wilayah yang memiliki ekosistem lahan basah yang luas, namun dalam beberapa tahun terakhir, terjadi alih fungsi lahan yang tidak terkendali akibat pertumbuhan penduduk dan kebutuhan infrastruktur. Konversi lahan basah menjadi pemukiman dan kawasan komersialmenyebabkanberbagaipermasalahanlingkungan,sepertimeningkatnya frekuensi banjirdan berkurangnyadaya dukunglingkungan terhadap keseimbangan ekosistem.
KebijakantataruangdiKabupatenHuluSungaiUtaratelahdiaturdalamPeraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Regulasi ini bertujuan untuk mengatur zonasi dan pemanfaatan lahan, termasuk perlindunganterhadaplahanbasah.Namun,dalamimplementasinya,kebijakanini masihbelumberjalanefektif.Pengawasanterhadapalihfungsilahanmasihlemah, tidakterdapatsanksitegasbagipelanggar,sertaminimnyainsentifbagimasyarakat yang menjaga fungsi ekologis lahan basah. Akibatnya, konversi lahan terus berlangsungtanpakontrolyangketat,yangberdampakpadameningkatnyabencana banjir, penurunan kualitas lingkungan, serta terganggunya ekosistem lahan basah.
Kata Kunci (keyword): Kebijakan Tata Ruang, Perlindungan Lahan Basah, Lingkungan Hidup.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI