DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Berbasis Kearifan Lokal di Lahan Basah dengan Menggunakan Model Guided Inquiry di SMP
PENGARANG:NOORAIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-05-06


Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa pembelajaran IPA pada umumnya belum dikaitkan dengan sumber belajar yang bersifat kontekstual. Salah satu sumber belajar berupa bahan ajar IPA terpadu yang belum dikaitkan dengan identitas budaya masyarakat Banjarmasin. Materi kalor dan perpindahannya merupakan materi IPA terpadu yang memiliki kaitan dengan kearifan lokal masyarakat Banjarmasin. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar IPA terpadu berbasis kearifan lokal di lahan basah dengan menggunakan model guided inquiry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) validitas bahan ajar, (2) kepraktisan bahan ajar, (3) efektivitas bahan ajar, dan (4) keterampilan proses sains peserta didik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Tessmer. Data diperoleh melalui lembar validasi bahan ajar, angket respon peserta didik, tes hasil belajar, dan lembar pengamatan keterampilan proses sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validitas bahan ajar yang dikembangkan berkategori valid, (2) kepraktisan bahan ajar yang dikembangkan berkategori praktis, (3) efektivitas bahan ajar yang dikembangkan berkategori efektif, dan (4) keterampilan proses sains peserta didik berkategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan simpulan bahwa bahan ajar IPA terpadu berbasis kearifan lokal di lahan basah dengan menggunakan model guided inquiry di SMPN 15 Banjarmasin layak digunakan dalam pembelajaran.


Kata kunci: bahan ajar, IPA, kearifan lokal, lahan basah, guided inquiry

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI