DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Gambaran Profil Jaringan Lunak Bibir dan Wajah terhadap Garis Estetik menurut Ricketts melalui Radiografi Sefalometri (Tinjauan pada Pelajar Suku Banjar di SMAN 12 Banjarmasin)
PENGARANG:WIDYA ELISABETH SILALAHI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-03


Latar belakang: Maloklusi merupakan suatu kondisi dimana oklusi menyimpang dari bentuk normal yang dapat mengganggu fungsi mastikasi, penelanan, bicara dan keserasian bentuk wajah. Maloklusi ini juga dapat berpengaruh terhadap psikologis remaja yaitu menurunnya kepercayaan diri terhadap penampilan, karena menggangu estetik pada wajah mereka. Profil wajah dapat ditentukan dengan melakukan analisis jaringan lunak dan jaringan keras wajah. Analisis profil jaringan lunak wajah ini dapat dikategorikan menjadi keadaan bibir seimbang, protrusif dan retrusif. Analisis Ricketts merupakan salah satu analisis sefalometri yang paling banyak digunakan karena dibandingkan dengan analisis lain Ricketts lebih unggul dari kesederhanaan dan kenyamanan penggunaannya. Faktor ras dan keanekaragaman kultur yang beragam didunia menjadi penyebab profil wajah seseorang menjadi berbeda-beda. Suku Banjar yang didominasi oleh unsur Melayu bisa saja memiliki gambaran serupa dengan suku Deutro Melayu yang memiliki profil wajah yang prognotik atau cembung. Tujuan: Menggambarkan profil jaringan lunak bibir dan wajah terhadap garis estetik menurut Ricketts pada pelajar Suku Banjar di SMAN 12 Banjarmasin melalui radiografi sefalometri. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelajar Suku Banjar di SMAN 12 Banjarmasin yang berjumlah 307 orang. Besar sampel minimal pada penelitian ini dihitung menggunakan rumus deskriptif kategorik dengan jumlah 45 orang. Hasil: Hasil analisis statistik deskriptif dari Analisis Ricketts menunjukkan rata-rata jarak profil jaringan lunak terhadap posisi bibir atas adalah 1,02mm di depan garis e-line dengan standar deviasi 2,40mm. Rata-rata jarak profil jaringan lunak terhadap posisi bibir bawah adalah 1,53mm didepan garis e-line dengan standar deviasi 2,52mm. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Suku Banjar di SMAN 12 Banjarmasin sebagian besar memiliki profil wajah cembung.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI