DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KECERDASAN EMOSIONAL PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS VIII MTS NEGERI 2 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | Saidawati | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-05-06 |
Kecerdasan emosional akhir-akhir ini mendapat perhatian lebih dalam
dunia pendidikan. Pasalnya para ilmuan psikologi menganggap bahwa kecerdasan
emosional sebagai faktor yang cukup besar dalam menentukan keberhasilan
pendidikan seseorang. Upaya agar siswa memiliki kecerdasan emosional yang
baik salah satunya bisa dilakukan oleh guru melalu proses pembelajaran sehari-
hari di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecerdasan
emosional siswa pada pembelajaran IPA, upaya yang dilakukan guru dalam
menerapkan kecerdasan emosional, serta faktor pendukung dan penghambat
dalam menerapkan kecerdasan pada pembelajaran IPA siswa kelas VIII MTs
Negeri 2 Banjarmasin.
Metode yang digunakan adalam penelitian ini adalah metode kuantitatif
dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs
Negeri 2 Banjarmasin yang berjumlah 320 orang siswa. Sampel penelitian ini
adalah 80 (25%) siswa kelas VIII MTs Ngeri 2 Banjarmasin yang diambil
menggunakan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah angket kecerdasan emosional, observasi, dokumentasi, dan wawancara.
Analisis data yang dilakukan dengan teknik persentase dan dideskripsikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat kecerdasan emosional
pada pembelajaran IPA siswa kelas VIII MTs Negeri 2 Banjarmasin memperoleh
kategori cerdas. (2) Upaya guru dalam menerapkan kecerdasan emosional pada
pembelajaran IPA kepada siswa ada dua yaitu upaya langsung dan upaya tidak
langsung. Upaya langsung seperti guru diam, bertanya, menasehati, memberikan
cerita motivasi. Upaya tidak langsung seperti dengan pemberian kegiatan diskusi,
demonstrasi, praktikum, tanya jawab, pemberian proyek, pengamatan
dilingkungan sekolah, latihan soal, evaluasi pembelajaran. (3) Faktor pendukung
dalam penerapan kecerdasan emosional yaitu komunikasi antar guru dan siswa,
fasilitas yang memadai, dan lingkungan belajar yang kondusif. Faktor penghabat
dalam penerapan kecerdasan emosional yaitu ketidak disiplinan siswa, perilaku
sosial (saling mengejek, tuturkata yang tidak sopan, perkelahian), pergaulan siswa
dan orang tua siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI