DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PREVALENSI TRAUMA MAKSILOFASIAL PADA SEPERTIGA TENGAH DAN SEPERTIGA BAWAH WAJAH DI RSUD ULIN BANJARMASIN PERIODE 2019-2023 | |
| PENGARANG | : | ERVINA NURRAHMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-04 |
Latar Belakang: Trauma maksilofasial adalah cedera pada jaringan lunak ataupun keras wajah pada bagian atas, tengah dan bawah, dengan penyebab beragam seperti kecelakaan lalu lintas, terjatuh, olahraga, dan kekerasan. Penanganan segera diperlukan untuk menekan morbiditas dan mortalitas. RSUD Ulin Banjarmasin menangani sejumlah besar pasien dengan trauma maksilofasial; namun, belum ada penelitian mengenai prevalensi trauma semacam itu yang secara khusus melibatkan sepertiga tengah dan bawah wajah di rumah sakit ini. Tujuan: Mengetahui prevalensi trauma maksilofasial pada sepertiga tengah dan bawah wajah di RSUD Ulin Banjarmasin periode 2019-2023. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien trauma maksilofasial. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus trauma maksilofasial di RSUD Ulin Banjarmasin periode 2019-2023 berjumlah 70 kasus, dengan jumlah kasus tertinggi terjadi pada tahun 2022 (32,9%) yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas (70%). Prevalensi tertinggi terjadi pada kelompok usia dewasa yaitu 26-45 tahun (41,4%) dan terjadi pada laki-laki (65,7%). Trauma paling banyak terjadi pada jaringan keras wajah (65,7%) yaitu fraktur mandibula (45,7%) dengan tatalaksana terbanyak adalah Open Reduction Internal Fixation (40%). Kesimpulan: Kejadian trauma maksilofasial paling banyak pada tahun 2022 (32,9%) yang disebabkan karena kecelakaan lalu lintas (70%). Trauma maksilofasial sering terjadi pada usia dewasa yaitu 26-45 tahun (41,4%), khususnya pada laki-laki (65,7%). Trauma maksilofasial sering terjadi pada jaringan keras wajah (65,7%) yaitu fraktur mandibula (45,7%) dengan tatalaksana Open Reduction Internal Fixation (40%).
Kata kunci : trauma maksilofasial, prevalensi, rekam medis, RSUD Ulin Banjarmasin.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI