DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KEBERLANJUTAN WISATA ALAM PREVAB DI TAMAN NASIONAL KUTAI
PENGARANG:HISYAM ABDULLOH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-08


Hisyam Abdulloh. 2025. Analisis Keberlanjutan Wisata Alam Prevab di Taman Nasional Kutai. Pembimbing: Dr. Erma Agusliani, S.Pi., M.P.; Dr. Badaruddin, S.Hut., M.P.; Prof. Dr. Ir. Muhammad Ruslan, M.S.

Kata kunci: Status keberlanjutan, Taman Nasional Kutai, Multi-Dimensional Scalling, SWOT, Strategi pengelolaan

Wisata Alam Prevab di Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur, merupakan kawasan konservasi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata berkelanjutan, terutama karena perananya sebagai habitat alami orangutan morio (Pongo pygmaeus morio) yang terancam punah. Upaya pengelolaan kawasan ini menghadapi tantangan dari aspek sosial, ekonomi, dan tekanan ekologis, yang memerlukan evaluasi secara komprehensif guna mendukung kebijakan konservasi dan pengembangan wisata berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis status keberlanjutan pengelolaan wisata alam Prevab berdasarkan lima dimensi utama, dan merumuskan strategi pengelolaan yang tepat untuk mendukung keberlanjutan kawasan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Multi dimensional Scaling (MDS) untuk mengukur indeks keberlanjutan pada dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan fasilitas pendukung, serta kelembagaan. Analisis lanjutan dilakukan melalui analisis leverage dan simulasi Monte Carlo. Rekomendasi strategi pengelolaan disusun menggunakan analisis SWOT yang didasarkan dari matriks IFAS-EFAS dan dioptimalkan dengan pendekatan Matrix SPACE dan Key Success Factors (KSF).

Hasil penelitian ini menunjukan nilai dimensi ekologi 82,68 (berkelanjutan), dimensi ekonomi (67,56% (cukup berkelanjutan), dimensi sosial 60,85% (cukup berkelanjutan), dimensi teknologi dan fasilitas pendukung 82,54 (berkelanjutan), dan dimensi kelembagaan 86,23% (berkelanjutan). Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan status keberlanjutan Wisata Alam Prevab berada dalam kategori berkelanjutan dengan nilai indeks keberlanjutan multidimensi sebesar 75,97%. Selisih antara hasil MDS dan Monte Carlo < 5% menunjukkan tingkat stabilitas yang baik. Nilai S-stress sebesar 0,14 (< 0,25), dan nilai R² sebesar 0,95 yang mengindikasikan ukuran kesalahan (error) rendah dan akurasi model yang tinggi. Berdasarkan analisis SWOT faktor internal menunjukan indeks posisi 1.36 dan faktor eksternal menunjukan indeks posisi 0,7. Analisis tersebut menunjukan bahwa titik koordinat berada di titik positif atau kuadran I, sehingga strategi pengembangan yaitu mengoptimalkan kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Empat strategi utama yang yang dapat digunakan sebagai dasar kebijakan dalam mengembangkan ekowisata yang adil secara sosial, layak secara ekonomi, dan lestari secara ekologis yaitu pengembangan diversifikasi produk wisata, promosi digital dan branding, penguatan kelembagaan, serta koordinasi lintas sektor. Strategi-strategi ini memberikan landasan kebijakan yang strategis dalam perumusan pembangunan wisata berbasis konservasi yang berkelanjutan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI