DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Kualitas Pelayanan Kesehatan Pasien di Unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Islam Banjarmasin
PENGARANG:AKHMAD BERKATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-12


Akhmad Berkati, 2110411210007, 2025, Kualitas Pelayanan Kesehatan Pasien di Unit Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Dibawah bimbingan Widyakanti.

Pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pelayanan publik yang memiliki standar tertentu dan bertujuan untuk memelihara serta memulihkan kesehatan masyarakat. Berbagai permasalahan dalam pelayanan kesehatan sering menjadi perhatian utama bagi masyarakat yang membutuhkan pengobatan. Salah satu keluhan yang sering muncul adalah lamanya proses pelayanan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Islam Banjarmasin (RSIB). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas pelayanan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelayanan kesehatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Islam Banjarmasin.

Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif denganteknik pengambilan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala IGD, Petugas IGD, dan Keluarga pasien yang mendampingi serta observasi dan dokumentasi ruang lingkup IGD Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Analisis data dilakukan dengan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil Penelitian dan Pembahasan menunjukkan bahwa Kualitas  Pelayanan Kesehatan Pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Islam Banjarmasin sudah cukup baik, namun pelayanan yang diberikan masih belum optimal. Hal tersebut dapat dilihat dari pengukuran Parasuraman, Zeithaml, dan Berry (1988) yaitu tangibles (bukti langsung), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan) dan empathy (empati). Faktor penghambat yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan pasien di Unit Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Islam Banjarmasin meliputi 4 faktor yakni (1) keluarga pasien sulit diarahkan, (2) fasilitas kurang memadai, (3) kekurangan SDM, (4) dokter sulit dihubungi.

Saran dari penelitian ini yaitu agar IGD RSIB bisa  lebih optimal lagi baik dari segi fasilitas seperti ruang tunggu hingga menambah kapasitas ruang rawat inap maupun aspek pelayanan ke pasien serta bagi pengguna layanan agar mematuhi segala peraturan yang berlaku.

Kata kunci: Kualitas, Instalasi Gawat Darurat, RSIB

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI