DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIVITAS DENTAL HEALTH EDUCATION MENGGUNAKAN PERMAINAN TRADISIONAL BADAMPRAK TERHADAP PENGETAHUAN DAN SKOR OHI-S (Tinjauan Pada Siswa Umur 10-14 Tahun di Sekolah Buddhis Dhammasoka Kota Banjarmasin) | |
| PENGARANG | : | YUDHA FATAHILLAH SYAHARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-13 |
Latar Belakang: Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI 2023) Provinsi Kalimantan Selatan memiliki proporsi masalah gigi dan mulut (57,7%) dan anak usia 10-14 tahun menjadi yang terbesar (59,56%), dengan hanya 4,96% di Kota Banjarmasin menyikat gigi dengan benar. Hal ini menunjukkan kurangnya edukasi kesehatan gigi dan mulut (Dental Health Education/DHE) pada kelompok usia tersebut. Menurut Bloom, perilaku yang dipengaruhi oleh pengetahuan merupakan faktor penting dalam status kesehatan gigi dan mulut. Salah satu metode untuk meningkatkan pengetahuan ini adalah melalui permainan tradisional Badamprak. Tujuan: Membuktikan efektivitas DHE menggunakan permainan Badamprak dalam meningkatkan pengetahuan dan menurunkan skor OHI-S pada siswa usia 10-14 tahun di Sekolah Buddhis Dhammasoka Kota Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan pre dan posttest group design dengan non probability sampling pada 58 siswa. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan menyikat gigi sebelum dan setelah DHE menggunakan permainan tradisional Badamprak pada seluruh sampel (p=<0,001), terdapat perbedaan skor OHIS sebelum dan setelah DHE menggunakan permainan tradisional Badamprak pada seluruh sampel (p=<0,001). Kesimpulan: DHE menggunakan permainan tradisional Badamprak efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan menurunkan skor OHIS.
Kata kunci: Dental Health Education, Pengetahuan, Oral Hygiene Index Simplified, Badamprak, Menyikat Gigi
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI