DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Evaluasi Simpang Empat Tak Bersinyal Jalan Pangeran Antasari dan Jalan Pasar Hewan Kota Pelaihari | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD RAHMAN IRHAMI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-05-07 |
Kondisi persimpangan tak bersinyal pada Jalan Pangeran Antasari – Jalan Pasar Hewan saat ini menunjang terjadinya kemacetan lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas, karena kawasan ini cukup ramai dan menjadi jalan penghubung Tempat wisata, jasa, pasar, pendidikan .
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja simpang tak bersinyal, dan untuk mengetahui pada tahun keberapa lalu lintas tidak memenuhi persyaratan. Penelitian yang dilakukan Jalan Pangeran Antasari – Jalan Pasar Hewan dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Dalam mengevaluasi persimpangan terhadap kinerjanya, langkah-langkah perhitungan dilakukan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997 dan menggunakan Aplikasi KAJI.Ukuran-ukuran yang menjadi dasar kinerja simpang tak bersinyal adalah kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan dan peluang antrian.
Analisis hasil penelitian menunjukan kinerja simpang untuk kondisi simpang tak bersinyal pada keadaan 9 tahun yang akan mendatang didapat jumlah arus total 1917 smp/jam, kapasitas (C) = 2481 smp/jam ,derajat kejenuhan (DS) = 0,773, dan rata-rata peluang antrian (QP) = 36 % yang berarti Peluang antrian lebih dari 35%. Karena itu perlu ditinjau kembali simpang empat lengan di ruas jalan Pangeran Antasari – Jalan Pasar Hewan kota Pelaihari dengan menggunakan metode Simpang Bersinyal untuk tahun yang akan datang dengan bantuan Aplikasi KAJI.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI