DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Karakteristik Sifat Fisika dan Kimia Tanah di Bawah Tutupan Vegetasi Kelapa Sawit dan Semak Belukar | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD NOVAL | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-17 |
RINGKASAN
MUHAMMAD NOVAL. Karakteristik Sifat Fisika dan Kimia Tanah di Bawah Tutupan Vegetasi Kelapa Sawit dan Semak Belukar, dibimbing oleh Abdul Haris dan Ismed Fachruzi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sifat fisika dan kimia tanah yang terdapat pada lahan dengan vegetasi kelapa sawit dan semak belukar di daerah Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian dilakukan antara bulan September hingga Desember 2024. Fokus utama penelitian ini adalah pada tiga parameter fisika tanah: bulk density, particle density, dan porositas, serta dua parameter kimia: pH tanah dan C-organik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah di bawah vegetasi kelapa sawit dari sifat fisika tanah tidak adanya perbedaan signifikan pada parameter fisika tanah (bulk density, particle density, dan porositas) antara lahan kelapa sawit dan semak belukar dapat dijelaskan oleh beberapa faktor utama. Kandungan bahan organik pada kedua lahan relatif setara, yang berarti tidak ada perbedaan besar dalam agregasi tanah dan pembentukan pori-pori. Dari sisi kimia, meskipun tanah kelapa sawit memiliki kandungan C-organik yang sedikit lebih tinggi (0,74%) dibandingkan dengan semak belukar (0,62%), perbedaan ini tidak signifikan. Namun, pH tanah kelapa sawit lebih rendah (4,91) menunjukkan tanah yang lebih masam, kemungkinan akibat penggunaan pupuk kimia yang intensif, sedangkan pH tanah semak belukar lebih tinggi (5,40).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa lahan yang vegetasi kelapa sawit dan semak belukar pada sifat fisika tanah tidak terdapat perbedaan yang signifikan dikarenakan lokasi antara kedua lahan berjarak 0,5 km dan memiliki tanah yang sama yaitu podsolik merah kuning, sedangkan pada sifat kimia tanah terdapat perbedaan pada pH tanah yang disebabkan pemberian pupuk kimia secara terus menerus pada lahan kelapa sawit. Penulis juga menyarankan agar penelitian serupa lebih banyak dilakukan untuk memahami lebih lanjut tentang pengelolaan tanah di Kalimantan Selatan guna meningkatkan produktivitas tanaman
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI