DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Formulasi Carboxy Methyl Cellulose (CMC) dan Sorbitol pada Pembuatan Edible Straw Ramah Lingkungan dari Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.)
PENGARANG:AHMAD TAJUDIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-18


       Kulit pisang adalah salah satu sisa hasil pertanian yang bisa digunakan untuk pembuatan edible straw. Penambahan CMC pada edible straw bertujuan agar produk tersebut stabil dan homogen, serta tidak mengendap selama penyimpanan. Pada proses pembuatan edible straw juga diperlukan bahan tambahan berupa plasticizer (bahan pengemulsi yang dapat mencegah terjadinya retak saat proses penanganan dan penyimpanan). Plasticizer yang biasa digunakan adalah sorbitol. Adanya penambahan dari dua bahan tersebut mampu memberikan pengaruh yang nyata terhadap sifat kimia, sifat fisik, organoleptik, dan hedonik dari edible straw. Penelitian ini menerapkan metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan dua variabel, yaitu faktor pertama (A) berupa konsentrasi penambahan CMC dalam tiga level: A1 (2%), A2 (4%), dan A3 (6%); serta faktor kedua (B) yaitu konsentrasi sorbitol yang juga terdiri dari tiga tingkat: B1 (1%), B2 (2%), dan B3 (3%). Data dianalisis menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA), dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada tingkat signifikansi 5% untuk menguji parameter kimia dan fisik. Sementara itu, karakteristik organoleptik dinilai menggunakan uji Kruskal-Wallis, kemudian dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikansi yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi terbaik edible straw berbahan kulit pisang kepok adalah pada kombinasi CMC 6% dan sorbitol 3%. Secara organoleptik, produk ini memiliki warna coklat kehitaman (skor 4,22) dengan tingkat kesukaan tergolong "suka" (3,55), aroma yang cukup tercium (4,17) dan disukai dalam kategori "agak suka" (3,42), tekstur yang tergolong cukup halus (3,03) dengan preferensi "suka" (3,67), tingkat kekerasan yang tinggi (4,22) dengan kesukaan "suka" (3,50), serta penampilan keseluruhan yang dinilai menarik (4,03) dengan respon kesukaan "suka" (3,52). Dari segi kimia, edible straw ini mengandung kadar air sebesar 4,02%, kadar abu 8,24%, dan serat kasar 10,60%. Sedangkan dari aspek fisik, produk memiliki ketebalan 0,97 mm, warna coklat tua dengan nilai RGB (54, 32, 30), dan daya larut dengan waktu pembukaan selama 32 menit serta pelarutan penuh dalam waktu 7 hari pada suhu ruang.

Kata kunci : Edible Straw, Kulit Pisang , Carboxy Methyl Cellulose, Sorbitol

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI