DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KARAKTERISTIK HABITAT DAN PERILAKU HARIAN MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI EKOWISATA BEKANTAN PT. ANTANG GUNUNG MERATUS KABUPATEN TAPIN | |
| PENGARANG | : | MAULIDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-18 |
MAULIDA. 2025. “Karakteristik Habitat dan Perilaku Harian Monyet Ekor Panjang (Macaca facicularis) Di Ekowisata Bekantan PT. Antang Gunung Meratus Kabupaten Tapin”. Skripsi, Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Dr. H. Abdi Fithria, S.Hut., M.P. dan Khairun Nisa, S.Hut., M.P.
Kata kunci: Macaca fascicularis,karakteristik habitat, perilaku harian,ekowisata, konservasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik habitat dan perilaku harian monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Ekowisata Bekantan PT. Antang Gunung Meratus, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Studi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran primata dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis serta meningkatnya ancaman terhadap kelangsungan hidupnya akibat deforestasi, konversi lahan, dan perburuan liar. Pengembangan kawasan ekowisata menjadi salah satu strategi konservasi yang mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat. Penelitian dilakukan dengan metode survei lapangan, observasi langsung, dan analisis vegetasi pada berbagai tipe habitat yang ada di kawasan ekowisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa monyet ekor panjang memilih habitat dengan ketersediaan pakan alami yang cukup, vegetasi berkayu yang rapat, suhu dan kelembaban yang stabil, serta jarak yang relatif dekat dengan sumber air namun cukup jauh dari aktivitas manusia. Analisis perilaku harian memperlihatkan pola aktivitas yang didominasi oleh makan, istirahat, dan sosial, dengan aktivitas makan lebih banyak terjadi pada pagi dan sore hari. Studi ini merekomendasikan pengelolaan habitat secara berkelanjutan dan peningkatan edukasi konservasi kepada masyarakat sekitar. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan kawasan ekowisata berbasis konservasi dan referensi bagi penelitian selanjutnya mengenai primata di Indonesia.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI