DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KARAKTERISASI DAN POTENSI ANTIOKSIDAN MINYAK ATSIRI KULIT BUAH LIMAU KUIT (Citrus hystrix) ASAL KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:DZAKIRA BALQIS FITRANANDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-20


Limau kuit (Citrus hystrix) merupakan salah satu jenis jeruk khas Kalimantan Selatan yang diketahui mengandung minyak atsiri berpotensi sebagai antioksidan alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dan aktivitas antioksidan minyak atsiri kulit buah C. hystrix dari tiga daerah berbeda, yaitu Kabupaten Barito Kuala, Banjar, dan Hulu Sungai Tengah. Minyak atsiri diperoleh melalui distilasi uap-air, lalu dilakukan karakterisasi fisik dan analisis senyawa menggunakan GC-MS, serta uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa minyak atsiri asal Barito Kuala memiliki rendemen 1,27%, berat jenis 0,832 g/mL, indeks bias 1,463, rotasi optik (+)6,24°, dan kelarutan dalam alkohol 1:6; asal Banjar memiliki rendemen 1,02%, berat jenis 0,829 g/mL, indeks bias 1,467, rotasi optik (+)7,22°, dan kelarutan dalam alkohol 1:7; sedangkan asal Hulu Sungai Tengah memiliki rendemen 1,34%, berat jenis 0,833 g/mL, indeks bias 1,47, rotasi optik (+)3,62°, dan kelarutan dalam alkohol 1:5. Analisis GC-MS menunjukkan d-limonena sebagai senyawa utama dengan persentase tertinggi pada Banjar (46,7%). Nilai IC50 masing-masing sampel berturut-turut adalah 17,89; 21,28; dan 30,09 ppm. Seluruh minyak atsiri yang diperoleh memenuhi uji karakteristik dan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI