DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS TARIF BUS RAPID TRANSIT KOTA PALANGKA RAYA BERDASARKAN ABILITY TO PAY (ATP), WILLINGNESS TO PAY (WTP) DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK)
PENGARANG:INGGRA PRANATAMA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-20


 

ABSTRAK

 

ANALISIS TARIF BUS RAPID TRANSIT KOTA PALANGKA RAYA BERDASARKAN ABILITY TO PAY (ATP), WILLINGNESS TO PAY (WTP) DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK)

 

INGGRA PRANATAMA

2120828310014

 

Dr.-Ing. PUGUH BUDI PRAKOSO, S.T., M.Sc

 

Angkutan umum diharapkan memberikan pelayanan secara cepat, aman, nyaman, murah dan efisien. Salah satu angkutan umum yang beroperasi saat ini Kota Palangka Raya adalah Bus Rapid Transit (BRT). Diharapkan BRT ini menjadi angkutan umum yang mampu menjadi andalan bagi masyarakat dalam menunjang transportasi sehari-hari. Tujuan penelitian ini menganalisis besaran tarif rencana berdasarkan Ability To Pay (ATP), Willingness To Pay (WTP) dan Biaya Operasinal Kendaraan (BOK). Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner pada penumpang untuk mengetahui tingkat kemampuan dan kemauan penumpang dalam membayar tarif serta dilakukan survei langsung kepada pengelola kendaraan untuk melakukan analisis berdasarkan biaya operasional kendaraan. Pada penelitian ini telah diketahui kondisi penyelenggaraan BRT Palangka Raya dari survei dan wawancara kepada pengelola dan penumpang.

BRT Kota Palangka Raya memiliki 4 koridor pelayanan yang berbeda. Pada penelitian ini diperoleh ATP penumpang berkisar antara Rp. 15.780,- sampai dengan Rp. 19.720,- sedangkan WTP penumpang berkisar antara Rp. 7.900,- sampai dengan Rp. 8.700,-.

Berdasarkan analisis tarif berdasarkan BOK menggunakan load factor eksisting maka tarif per penumpang pada koridor 1 sebesar Rp. 18.600,-, pada koridor 2 Rp. 13.000,-, pada koridor 3 Rp. 16.200,- dan pada koridor 4 Rp. 36.800,-. Sehingga kesenjangan antara tarif berdasarkan WTP dan BOK akan diberlakukan subsidi. Secara total subsidi yang diberikan pada koridor 1 sampai dengan koridor 4 adalah sebesar Rp. 286.900.800,- per tahun.

Ditinjau lebih lanjut untuk koridor 1 dan 4 dapat dilakukan optimalisasi jumlah layanan dengan menambah jumlah layanan dari 1 rit per hari menjadi 3 rit per hari. Sehingga dari segi tarif berdasarkan BOK akan terjadi penurunan pada koridor 1 dan 4. Pada koridor 1 tarif berdasarkan BOK akan menjadi Rp. 10.700,- dan pada koridor 4 akan menjadi Rp. 28.600,-. Berdasarkan perhitungan, dari sisi pemberian subsidi akan menjadi lebih murah apabila dilakukan penambahan jumlah layanan pada koridor 1 dan 4 menjadi sebesar Rp. 253.996.000,- per tahun, sehinggai terjadi penghematan sebesar Rp. 32.904.000,-.

 

 

Kata kunci:  Ability to Pay (ATP), Willingness to Pay (WTP),             Biaya Operasi Kendaraan (BOK), Tarif BRT Kota           Palangka Raya

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI