DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BUAH LIMAU KUIT (Citrus hystrix) ASAL KALIMANTAN SELATAN DENGAN VARIASI PELARUT
PENGARANG:NI KADEK AYU AGUSTINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-20


Citrus hystrix (limau kuit) merupakan tanaman khas Kalimantan Selatan yang diketahui memiliki potensi sebagai sumber pengobatan alternatif karena kandungan metabolit sekunder salah satunya flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian mengenai penentuan pelarut paling efektif untuk ekstraksi senyawa target pada sampel C. hystrix hingga saat ini belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pelarut yang efektif antara akuades, etanol 70%, dan etanol 96% pada proses ekstraksi kulit buah C. hystrix berdasarkan parameter flavonoid total dan aktivitas antioksidan. Penetapan kadar flavonoid total ekstrak kulit buah C. hystrix menggunakan metode kolorimetri dengan AlCldan penetapan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dengan instrumen spektrofotometri UV-Vis. Kadar flavonoid total tertinggi diperoleh dari ekstrak dengan pelarut etanol 70% sebesar 11,470 ± 0,001% b/b EK, diikuti oleh ekstrak etanol 96% sebesar 6,386 ± 0,001% b/b EK, dan ekstrak air sebesar 2,808 ± 0,025% b/b EK. Aktivitas antioksidan yang dinyatakan dengan parameter nilai IC50 menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% memiliki aktivitas antioksidan terkuat yakni sebesar 21,268 ppm (sangat kuat), diikuti oleh ekstrak etanol 96% sebesar 31,878 ppm (sangat kuat), dan ekstrak air sebesar 70,910 ppm (kuat). Penelitian ini menunjukkan bahwa pelarut etanol 70% efektif pada ekstraksi kulit buah C. hystrix berdasarkan parameter flavonoid total dan aktivitas antioksidan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI