DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KONSENTRASI LOGAM BERAT SENG (Zn) PADA UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI ESTUARI KUALA TAMBANGAN
PENGARANG:RORO SITI HAYATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-20


Estuari Kuala Tambangan di Kalimantan Selatan merupakan ekosistem penting yang kini menghadapi tekanan akibat kontaminasi logam berat, salah satunya seng (Zn), akibat aktivitas industri dan pelayaran. Udang windu (Penaeus monodon), yang menjadi sumber pangan masyarakat setempat, berpotensi mengakumulasi logam berat ini di dalam tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat pencemaran seng di estuari Kuala Tambangan dengan mengukur konsentrasi seng di air, sedimen, dan daging udang windu, serta mengevaluasi tingkat bioakumulasi. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan alat Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi seng dalam air sebesar 0,102 mg/L, dalam sedimen sebesar 150,748 mg/kg, dan dalam daging udang windu berkisar antara 3,29 mg/kg hingga 17,657 mg/kg. Seluruh nilai tersebut masih berada dalam batas aman untuk konsumsi. Tingkat faktor bioakumulasi (BCF) berkisar dari 32,25 hingga 173,10, tergolong dalam kategori rendah hingga sedang. Faktor akumulasi sedimen-biota (BSAF) menunjukkan tingkat akumulasi rendah, dengan nilai tertinggi 0,117 pada udang berukuran besar. Indeks pencemaran (IP) sebesar 1,568 mengindikasikan tingkat pencemaran ringan di lokasi penelitian. Penelitian ini memberikan data ilmiah yang dapat menjadi dasar pengelolaan lingkungan estuari dan menjadi pijakan bagi upaya mitigasi pencemaran di wilayah Kuala Tambangan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI