DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Substitusi Daging Ikan Patin (Pangasius Sp.) terhadap Karakteristik Organoleptik, Kadar Air, Kadar Protein dan Daya Kembang pada Produk Opak Singkong (Manihot esculenta crantz)
PENGARANG:MASLINDAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-20


Ikan patin (Pangasius Sp.) adalah salah satu spesies ikan air tawar dari jenis Pangasidae yang memiliki kadar protein tinggi (14,53%). Singkong sumber karbohidrat yang potensial untuk dimanfaatkan sebagai peganti beras. Opak singkong goreng merupakan salah satu makanan tradisional dengan berbahan baku singkong yang dikukus terlebih dahulu dijemur dan digoreng. Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) mengetahui perbandingan presentase daging ikan patin pada produk opak singkong goreng terhadap karakteristik organoleptik, kadar air, kadar protein dan daya kembang , (2) mengetahui presentase terbaik daging ikan patin untuk menghasilkan karakteristik organoleptik, kadar air, kadar protein dan daya kembang produk opak singkong. Kegunaan penelitian ini, yaitu: untuk menghasilkan produk olahan opak singkong yang bernilai gizi tinggi dengan adanya penambahan daging ikan patin (Pangasius Sp.), dan meningkatkan konsumsi ikan patin yang diolah sebagai bahan tambahan pada olahan opak singkong dikalangan masyarakat. Penambahan daging ikan patin pada produk opak singkong goreng tidak berpengaruh terhadap uji organoleptik dan kadar air. Namun, pada kadar protein berpengaruh nyata pada produk opak singkong dikarenakan semakin banyak penambahan daging ikan patin maka akan semakin tinggi kadar protein. Kadar protein tertinggi yaitu 8,96 % dengan penambahan daging ikan patin sebanyak 20% dan terendah yaitu 2,78 tanpa penambahan daging ikan patin 0%. Sedangkan untuk daya kembang dengan nilai tertinggi yaitu 80% tanpa penambahan daging ikan patin 0%, dan nilai terendah yaitu 73% dengan penambahan daging ikan patin 10%.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI