DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Status Hara Biofertilizer dari Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Dekomposer Berbeda
PENGARANG:ALMA 'ASHLIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-23


Proses pembuatan minyak kelapa sawit menghasilkan beberapa produk limbah, dengan Tandan Buah Kosong (TKKS) mencapai sekitar 23% dari total berat tandan buah segar. TKKS segar memiliki rasio C/N yang tinggi yang menyebabkan proses dekomposisi lebih lambat dan kurang baik untuk aplikasi langsung ke tanah. Penggunaan mikroorganisme seperti jamur Trichoderma dapat mempercepat dekomposisi dan berfungsi sebagai biofertilizer. Penelitian diperlukan untuk menguji kualitas biofertilizer yang terbuat dari TKKS yang telah didekomposisi menggunakan berbagai spesies Trichoderma untuk mencapai produk biofertilizer berkualitas lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dekomposer yang meningkatkan status hara biofertilizer yang berasal dari TKKS, untuk mengevaluasi apakah biofertilizer yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang diuraikan dalam SNI 19-7030-2004 dan Kepmentan No. 261/KPTS/SR.310/M/4/2019. Penelitian ini mengggunakan metode deskriptif, perlakuan dalam penelitian ini adalah T0 = M-21 (kontrol positif), T1 = Trichoderma harzianum, T2 = Trichoderma viridae, T3 = Trichoderma koningii, dan T4 = Trichoderma spp. (lokal). Semua perlakuan mempengaruhi status hara biofertilizer dari TKKS. Dekomposer Trichoderma harzianum dan Trichoderma spp. (lokal) memiliki potensi untuk meningkatkan status hara biofertilizer dari tandan kosong kelapa sawit. Biofertilizer yang dihasilkan memenuhi baku mutu SNI 19-7030-2004 pada variabel N-total, P-total, K-total, C-organik, Fe-total, rasio C/N, kadar air, warna, tekstur, dan aroma serta Kepmentan No. 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 pada variabel C-organik, Fe-total, pH, rasio C/N dan N+P2O5+K2O.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI